Chief Marketing Officer PT Wahana Makmur Sejati, Edi Setiawan, menyebutkan kondisi pasar sepeda motor memang biasanya mengalami perlambatan menjelang Lebaran. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang mengalihkan anggaran dari pembelian kendaraan baru ke kebutuhan lain seperti biaya mudik dan kebutuhan rumah tangga selama lebaran.
“Di wilayah kami, sebelum Idulfitri pasar memang biasanya mengecil. Orang-orang lebih fokus mempersiapkan kebutuhan Lebaran, sehingga pengeluaran mereka beralih dari membeli kendaraan ke hal-hal lain,” ujar Edi Setiawan di Kelapa Gading Jakarta.
Selain itu, momen Ramadan 1447 H kali ini datang lebih awal pada tahun ini. Banyaknya hari libur nasional yang berdekatan turut berpengaruh membuat masyarakat lebih memilih mengalokasikan dana untuk aktivitas liburan dan perjalanan. Sehingga membuat perputaran uang masyarakat lebih banyak digunakan untuk konsumsi dan hiburan. Baca Juga:
Tips Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran 2026
“Semua orang libur, semuanya jalan-jalan, semuanya mengeluarkan uang. Kami yang di industri ini jadi tidak kebagian,” jelasnya.
Namun Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, menjelaskan kebangkitan penjualan justru terjadi biasanya setelah Idulfitri. Kebutuhan akan sepeda motor meningkat, seiring dengan banyaknya pendatang di Jakarta dan Tangerang.
“Setelah Lebaran, pasar biasanya kembali naik. Bahkan bagi kami, periode setelah Lebaran adalah puncak penjualan. Banyak orang yang mulai mencari kendaraan setelah kembali dari mudik atau bagi pendatang baru yang datang untuk bekerja,” ungkap Olivia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





