Puan Minta TNI Beri Penjelasan soal Telegram Instruksi Status Siaga 1

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua DPR, Puan Maharani meminta komisi terkait memanggil jajaran TNI untuk menjelaskan Instruksi Siaga 1, menyusul konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Puan menyampaikan hal tersebut perlu dijelaskan secara rinci agar menjawab penting atau tidaknya pemberlakuan Instruksi Siaga 1.

"Kami akan meminta komisi terkait untuk menanyakan kepada TNI terkait hal tersebut. Dan sebaiknya memang aparat hukum atau TNI itu selalu siap siaga, namun kalau kemudian sampai ada keluar surat seperti itu dalam situasi seperti ini, mungkin apakah itu diperlukan atau tidak, lebih baik TNI memberikan penjelasan yang konkret atau jelas," katanya di Kompleks Parlemen, Selasa (10/3/2026).

Diketahui, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan telegram siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran TNI terkait konflik di kawasan Timur Tengah.

Perintah siaga 1 itu tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026. Surat ini juga telah ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.

Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan bahwa TNI mengemban amanat untuk melindungi bangsa dari ancaman yang mengganggu keutuhan negara.

Baca Juga

  • Pro-Kontra Panglima TNI Terapkan Siaga 1 di Indonesia
  • TNI AL Perkuat Keamanan Laut Jakarta
  • TNI Lakukan Antisipasi Perkembangan Geopolitik

"Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara," ujar Aulia saat dihubungi, Sabtu (7/3/2026).

Dia menambahkan, prajurit senantiasa bertugas secara profesional dan responsif untuk mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Mengaku Tidak Senang Mojtaba Khamenei Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Baru Iran
• 9 jam lalupantau.com
thumb
DPRD Sulsel Tegaskan Proyek Pengadaan Bibit Nanas Tidak Pernah Dibahas di Komisi B Tahun 2024
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Bursa Asia Rebound setelah Trump Isyaratkan Perang Iran Segera Usai
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Mantan Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Proyek PDNS
• 14 menit lalupantau.com
thumb
Hadapi Lonjakan Pemudik, Pelindo Regional 3 Siagakan 21 Terminal Penumpang
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.