Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang paling istimewa dan sangat diharapkan bagi umat Islam. Malam ini memiliki keutamaan yang luar biasa seperti yang dijelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5.
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih besar dibandingkan ibadah selama lebih dari 83 tahun. Saat Malam Lailatul Qadar pun, malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah agar tidak melewatkan kesempatan besar tersebut.
Malam tersebut telah disepakati oleh banyak ulama terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam dianjurkan untuk mencari Malam Lailatur Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan yakni bisa saja terjadi di antara malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.
Malam Lailatul Qadar juga memiliki beberapa tanda yang sering disebutkan dalam berbagai riwayat antara lain suasana malam yang terasa tenang, udara yang sejuk, serta matahari yang terbit pada pagi harinya dengan cahaya yang lembut.
Dilansir dari Baznas, berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT:
1. Memperbanyak Salat Malam
Salat malam pada Malam Lailatur Qadar menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memohon ampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salat ini dapat berupa shalat tarawih, tahajud, maupun witir.
2. Membaca Al-Quran
Membaca, memahami, dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an pada Malam Lailatur Qadar akan menambah keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Apalagi Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada malam yang mulia tersebut.
3. Memperbanyak Doa
Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika mencari Malam Lailatur Qadar adalah doa yang diajarkan kepada Aisyah RA, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT yang Maha Pengampun.
4. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir
Pada Malam Lailatur Qadar, memperbanyak istighfar menjadi cara untuk memohon pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Selain itu, dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir juga dapat dilakukan untuk mengingat kebesaran Allah SWT. Dengan berdzikir, hati akan menjadi lebih tenang dan dekat dengan Sang Pencipta.
5. Bersedekah
Sedekah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar karena bertepatan dengan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bentuk sedekah dapat berupa membantu fakir miskin, memberikan makanan berbuka puasa, maupun menyumbang kepada lembaga sosial yang terpercaya.
6. I’tikaf di Masjid
I’tikaf berarti berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah. Rasulullah SAW dikenal rutin melakukan i’tikaf untuk mencari Malam Lailatur Qadar. Aktivitas baik ini akan membantu seorang Muslim untuk lebih fokus dalam beribadah dan membantu memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Itulah beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Seorang Muslim sebaiknya melakukan amalan tersebut dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dilakukan secara ikhlas untuk-Nya.
Jika untuk hikmah dirahasiakannya waktu pasti dari Malam Lailatur Qadar adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah dan tidak hanya terfokus pada satu malam saja.(mar/lta/ham)



