Puluhan Mahasiswa Ikuti Program Pertukaran Pelajar Internasional UMN

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS - Sebanyak 62 mahasiswa yang terdiri dari 26 mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan 36 mahasiswa mitra perguruan tinggi UMN mengikuti program pertukaran pelajar internasional. Ini menjadi komitmen UMN dalam mendukung pendidikan transnasional.

Rektor UMN, Andrey Andoko mengatakan, program ini sejalan dengan visi UMN menuju universitas kelas dunia dengan secara konsisten memperluas kolaborasi internasional melalui berbagai program mobilitas mahasiswa. Inisiatif ini tidak hanya membuka peluang pengalaman akademik lintas negara, tetapi juga memperkuat posisi UMN dalam jejaring pendidikan tinggi global.

"Bangga rasanya melihat jumlah pertukaran pelajar internasional UMN baik inbound maupun outbound meningkat setiap semester. Artinya program yang ditawarkan UMN secara internasional banyak diminati oleh mahasiswa internasional mitra perguruan tinggi UMN. Tidak hanya itu, dengan meningkatnya jumlah pertukaran pelajar menunjukkan kolaborasi yang kuat dan hasil yang positif”, kata Andrey dalam keterangan pers, Selasa (10/3/2026).

Sebanyak 26 mahasiswa UMN ini akan belajar ke di Korea, Malaysia, Vietnam, India, dan Jepang. Universitas yang dituju antara lain; Korean University of Media Arts, Multimedia University Malaysia, Universiti Teknologi MARA, Universiti Malaya, Chang Gung University, Van Lang University, Parul University, dan Musashino University.

Sementara 36 mahasiswa internasional yang belajar ke UMN berasal dari India, Kazakhstan, dan Kamboja. Mereka berasal dari Chitkara University, India; Parul University, India; Cambodia University of Technology and Science (Camtech), Kamboja; dan D. Serikbayev East Kazakhstan State Technical University (EKTU), Kazakhstan.

Baca JugaPengukuhan Guru Besar dan Penghargaan Visiting Professor di Universitas Multimedia Nusantara

Andrey menegaskan, program ini penting untuk civitas akademik UMN yang tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada mahasiswa asing saja, tapi juga membawa atmosfer pembelajaran internasional ke dalam kampus UMN. Mahasiswa UMN mendapatkan pengalaman berinteraksi, berjejaring bersama mahasiswa asing terutama dalam pembelajaran.

“Pesan saya kepada mahasiswa asing yang mengikuti program ini diharapkan bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya, serta mendapatkan pengalaman baru terutama dengan kebudayaan Indonesia, merasakan kuliner baru, teman-teman baru, dan keramahtamahan masyarakat Indonesia”, ucapnya.

Andrey juga meninggalkan pesan kepada mahasiswa UMN yang saat ini mengikuti program pertukaran pelajar internasional bersama mitra perguruan tinggi UMN untuk menggali pengalaman sebanyak-banyaknya. Pengalaman pertukaran pelajar ini tidak hanya memperluas wawasan ilmu maupun kebudayaan tapi juga berharga dalam mendukung jenjang karir mahasiswa nantinya.

Selama satu semester para mahasiswa yang terlibat dalam program pertukaran pelajar ini tidak hanya menghabiskan waktu di ruang kelas untuk belajar saja, tapi juga mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang ada guna meningkatkan wawasan kebudayaan global yang ada.

Ia memilih UMN karena fasilitas pembelajaran yang modern serta berfokus pada media dan teknologi.

Twinkle Chauhan, perwakilan mahasiswa Chitkara University India yang bergabung dengan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UMN menilai ini merupakan kesempatan berharga dalam hidupnya. Ia memilih UMN karena fasilitas pembelajaran yang modern serta berfokus pada media dan teknologi.

Selain itu, Twinkle juga terdorong karena komitmen UMN dalam kolaborasi global, dan reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis ICT yang terkenal di Indonesia. "Tentu saya merasa sedikit gugup juga berada di lingkungan baru, tapi saya yakin dengan mengikuti program ini saya bisa mewakili perguruan tinggi dan negara saya pada tingkat internasional”, ucap Twinkle.

Baca JugaLuncurkan Program Doktoral, UMN Menjawab Tantangan Global

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN, Friska Natalia menambahkan, program pertukaran pelajar ini selalu dibuka setiap semesternya. Ada pula program mobility (short program) yang dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Dengan program-program tersebut nama UMN semakin dikenal di kancah global.

“Dalam rangka peningkatan internasionalisasi di UMN, program pertukaran pelajar menjadi salah satu strategi kami untuk mengenalkan UMN pada tingkat global," ucap Friska.

Selain mengangkat nama UMN dalam kancah global, Friska juga menegaskan visi program pertukaran pelajar sebagai kesempatan UMN untuk memberikan pengalaman baru pada mahasiswa. Kehadiran mahasiswa asing dalam pertukaran pelajar membuka kesempatan untuk berkolaborasi dengan mahasiswa UMN, lalu mengasah kemampuan kerja sama dan menumbuhkan pengetahuan serta perspektif yang semakin beragam dari berbagai latar belakang.

"Selain menekankan pada sisi akademik, saya sendiri selalu berpesan kepada mahasiswa UMN maupun mahasiswa asing untuk terus mengasah soft skill, serta mempelajari dan mengenali kebudayaan baru. Dengan ini tidak hanya menambah jejaring mahasiswa saja, tapi menjadi bekal masa depan mereka dalam berjejaring dengan lingkup yang lebih global”, tutur Friska.

Baca JugaPembangunan Gedung SMP dan SMA Multimedia Nusantara School Melengkapi Ekosistem Pendidikan KG

Ke depannya, UMN akan terus meningkatkan mitra perguruan tinggi UMN lebih banyak dengan cakupan negara yang lebih luas lagi. Hal ini juga telah dilaksanakan oleh Friska pada konferensi APAIE (Asia-Pacific Association for International Education) 2026 yang dihadiri oleh 3.300 delegasi dari seluruh dunia, dan UMN berkesempatan untuk menjalin kolaborasi bersama berbagai perguruan tinggi asing dari berbagai negara.

"Dengan berbagai inisiatif yang telah dilakukan UMN ini semoga dapat mendukung program internasionalisasi untuk terus bertambah maju dan bisa menambahkan mitra perguruan tinggi lebih banyak lagi serta kolaborasi yang lebih kuat lagi. Tentu dengan bertambah banyaknya kolaborasi ini nantinya UMN bisa berdiri menjadi perguruan tinggi yang beragam dan mendekatkan UMN dengan world-class-university," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY salurkan Bansos hasil lelang lukisan Kuda Api
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Turun 1,5%, Kilau Harga Emas Dunia Masih Memudar
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Baleg DPR Targetkan Draf RUU Hak Cipta Rampung April 2026
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Masjid Salman ITB dan Pegadaian Resmikan Program Keberlanjutan Recycle Air Hujan dan Wudhu
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
DJP Luncurkan Coretax Form dan Coretax Mobile, Jumlah Akun Terus Meningkat
• 1 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.