Penulis: Bima Saputra
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Memasuki pertengahan bulan puasa hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional guna memantau potensi kenaikan harga bahan pokok (bapok).
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran sidak adalah Pasar Tinobu di Kecamatan Lasolo. Pasar yang berada di Kelurahan Tinobu tersebut merupakan pasar ke-13 yang dikunjungi tim Pemkab Konawe Utara dalam rangka memantau perkembangan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Wakil Bupati Konawe Utara, Abuhaera, turun langsung memantau harga sejumlah komoditas serta memeriksa potensi penggunaan timbangan yang tidak sesuai standar oleh pedagang.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Abuhaera menyampaikan bahwa tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan di Pasar Tinobu. Harga sejumlah komoditas seperti tomat, cabai, bawang, gula, dan minyak goreng masih relatif stabil.
“Kurang lebih 13 pasar yang ada di Konawe Utara sudah kami kunjungi. Dari sembilan bahan pokok yang kami cek, seperti bawang putih, bawang merah, cabai, gula, terigu, dan telur, terdapat sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti beras dan telur sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000,” ujar Abuhaera, dikutip Selasa, 10 Maret 2026.
Ia memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Konawe Utara masih dalam kondisi aman dan harga diperkirakan tetap stabil hingga menjelang Idulfitri.
Selain memantau harga, tim pengawasan juga menemukan sekitar sepuluh timbangan milik pedagang yang tidak sesuai ukuran standar. Petugas kemudian mengamankan timbangan tersebut sebagai upaya menjaga kejujuran dalam transaksi jual beli di pasar.
Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya dengan lebih mudah.
Editor: Redaktur TVRINews





