Penulis: Christina Sitinjak
TVRINews, Manokwari, Papua Barat
Pemerintah melalui Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas Saber) Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional, termasuk di wilayah Papua Barat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari raya keagamaan maupun momentum besar lainnya. Tim Satgas Saber turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pasar, mulai dari distributor hingga pedagang eceran.
Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan harga bahan pokok di masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan distribusi serta harga bahan pokok tetap stabil di berbagai daerah di Indonesia.
PIC Satgas Saber wilayah Papua Barat, Atlanta Aribowo, mengatakan bahwa pelaksanaan Satgas Saber di tingkat provinsi dipimpin langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat.
“Dalam menjalankan tugasnya, data yang diperoleh menjadi bahan analisa dan evaluasi di tingkat nasional, terutama dalam menentukan intervensi yang tepat agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang stabil,” ujar Atlanta Aribowo.
Ia menjelaskan, data hasil pemantauan dari daerah nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam mengambil kebijakan terkait stabilisasi harga pangan.
Selain itu, masyarakat juga dapat memantau perkembangan harga bahan pokok secara langsung melalui sistem pemantauan harga yang telah disediakan oleh pemerintah.
“Masyarakat juga bisa memantau tren harga harian bahan pokok secara real time melalui situs SP3KP dari Kementerian Perdagangan,” jelas Atlanta Aribowo.
Dengan adanya pemantauan dari Satgas Saber Bapanas, diharapkan potensi kenaikan harga bahan pokok dapat segera terdeteksi dan ditangani sehingga kestabilan harga di pasar tetap terjaga.
Editor: Redaksi TVRINews





