Pemprov DKI Targetkan Pemulihan TPST Bantargebang dalam Sepekan

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat membersihkan longsor di TPST Bantargebang Zona 4A, ditargetkan normal dalam sepekan.
  • DLH memperbaiki turap kali di dua titik strategis sambil terus merapikan zona timbunan sampah untuk mitigasi risiko.
  • Layanan sampah tetap berjalan melalui tiga zona aktif, sementara sebagian beban dialihkan ke RDF Plant Rorotan.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak longsor yang melanda Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang guna memastikan layanan kebersihan tetap terjaga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menginstruksikan tim lapangan untuk mengakselerasi pembersihan material longsor serta menata kembali area terdampak di Zona 4A.

“Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan. Saat ini, tim di lapangan sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai di sekitar lokasi kejadian,” ujar Asep, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Petugas kini tengah memindahkan material longsoran dari aliran sungai menuju area penimbunan di Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar agar aliran air tidak meluap ke badan jalan.

Selain menyingkirkan gundukan sampah, DLH DKI Jakarta juga melakukan perbaikan turap kali di dua titik strategis demi memperkokoh infrastruktur di sekitar area TPST.

Upaya pemeliharaan dan perapihan zona timbunan sampah terus digencarkan secara intensif di Zona 3 Kepala Burung serta Zona 4 Besar untuk meminimalkan risiko longsor susulan.

Meskipun proses pemulihan sedang berlangsung, pelayanan pembuangan sampah Jakarta dipastikan tetap berjalan melalui tiga zona aktif, yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5.

Ketiga zona aktif tersebut saat ini memiliki kapasitas daya tampung sekitar 4.000 ton sampah per hari guna menjaga stabilitas pengolahan limbah ibu kota.

Apabila pengerjaan Zona 4 Besar rampung sepenuhnya, fasilitas tersebut akan kembali dioperasikan dengan tambahan kapasitas layanan mencapai 1.500 ton sampah per hari.

Baca Juga: Bisa Kurangi 90 Persen Sampah ke Bantargebang, Anggota DPRD Tawarkan Skema Pengangkutan Terjadwal

Sebagai langkah mitigasi, Pemprov DKI Jakarta juga mengalihkan sebagian beban sampah ke RDF Plant Bantargebang, PLTSa Merah Putih, hingga RDF Plant Rorotan.

“Hari ini, RDF Plant Rorotan mulai dioperasikan dengan kapasitas awal sekitar 300 ton per hari. Kapasitas ini akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 750 ton per hari dalam pekan ini, kemudian ditingkatkan kembali hingga 1.000 ton per hari,” jelas Asep.

Melalui skema pengalihan tersebut, total volume sampah yang dapat tertangani hingga akhir pekan ini diperkirakan mampu menembus angka 6.700 hingga 7.150 ton per hari.

Langkah taktis ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan layanan publik sekaligus mempercepat pemulihan operasional di lokasi bencana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Jelaskan Simulator Berkuda yang Viral, Harganya Rp 1 Miliar
• 14 jam lalukompas.com
thumb
AHY Salurkan Bansos Hasil Lelang Lukisan SBY Senilai Rp6,5 Miliar di Singkawang
• 15 jam lalumatamata.com
thumb
Jusuf Kalla Terima Dubes Arab Saudi, Bahas Perang AS-Israel vs Iran
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Tenang! BBM dan Sembako Aman Jelang Lebaran, Jangan Panic Buying
• 8 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Kembali Serukan 'Perang' Terhadap Pejabat-Pengusaha Kolusi
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.