- Sebuah armada Mikrotrans rute JAK 03 terguling 90 derajat di Jalan Raya Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (10/3/2026).
- Insiden diduga terjadi ketika badan kendaraan tersangkut kabel menjuntai rendah, menyebabkan kaca depan pecah dan memicu kepadatan lalu lintas.
- Dari tujuh penumpang, tiga orang sempat dirawat di rumah sakit terdekat dan seluruhnya telah diizinkan pulang dengan kondisi baik.
Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang memperlihatkan satu unit armada Mikrotrans (Jaklingko) terguling di kawasan Jakarta Selatan.
Mobil angkutan pengumpan rute JAK 03 itu tampak rebah miring hingga 90 derajat tepat di pinggir jalan raya. Berdasarkan unggahan yang viral melalui akun @infojkt24, kondisi kaca depan armada juga terlihat pecah dan retak.
Insiden diduga terjadi lantaran badan kendaraan tersangkut atau terjerat kabel yang menjuntai rendah di jalur tersebut. Kejadian ini sontak memantik perhatian warga dan pengendara motor yang melintas, hingga memicu kepadatan arus lalu lintas.
Menanggapi video yang beredar luas, manajemen Transjakarta memberikan pernyataan resmi terkait kronologi kejadian. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan peristiwa yang menimpa armada rute Lebak Bulus – Andara tersebut pada Selasa (10/3/2026).
"Transjakarta mengonfirmasi bahwa foto tersebut adalah armada Mikrotrans rute JAK 03, yang mengalami insiden tunggal di Jalan Raya Lebak Bulus," ujar Ayu dalam keterangan tertulis.
Ayu juga memberikan gambaran singkat mengenai kondisi penumpang Mikrotrans yang terguling itu selepas kejadian.
"Dari tujuh pelanggan yang berada di dalam armada, empat pelanggan langsung melanjutkan perjalanan. Tiga pelanggan lainnya sempat mendapat perawatan di RS terdekat, dan sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya baik," paparnya.
Pihak manajemen memastikan akan menelusuri secara mendalam untuk mengungkap pemicu pasti kecelakaan yang terekam kamera warga tersebut.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen terus mengutamakan keselamatan pelanggan," tutup Ayu.
Baca Juga: Senin Kelabu di Jakbar: 16 RT Masih Terendam Banjir, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional




