Akun WhatsApp Disadap Maling, Pemerintah Beri Peringatan Bahaya

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Logo Whatsapp (REUTERS/Thomas White)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua badan intelijen Belanda memberikan peringatan adanya peretas yang dapat menyadap akun WhatsApp dan Signal. Peretas yang disebut didukung Rusia itu mendapatkan akses ke akun yang digunakan pejabat, anggota militer dan jurnalis.

Peretasan ini dimulai dengan mengirimkan chat yang mengungkapkan verifikasi keamnana dan kode PIN. Kemudian akses akan didapatkan untuk akun pribadi dan chat grup.


"Kemungkinan peretas Rusia telah mendapatkan akses ke informasi sensitif," jelas Badan Intelijen Umum Belanda (AIVD) dan Dinas Intelijen dan Keamanan Militer Belanda (MIVD).

Pilihan Redaksi
  • Tanda WhatsApp Disadap dari Jauh dan Cara Setop
  • AS-Israel Bisa Lumpuh! Iran Disebut Siap Luncurkan Senjata Rahasia
  • TDN Siapkan Steak Premium untuk Iftar di Rumah

Kedua lembaga mengatakan aplikasi chat yang memiliki enkripsi dari ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) populer di kalabgan pejabat pemerintah untuk berbagai informasi rahasia. Sayangnya ini juga tempat ideal pelaku untuk mengakses informasi sensitif.

Menurut pernyataan lembaga tersebut, peretas sering menyamar sebagai chatbot Dukungan Signal. Cara ini agar dapat membujuk target mengungkapkan kode dan pada akhirnya mengambil alih akun.

Cara lainnyab adalah menggunakan fitur perangkat yang terhubung dalam Singal. Lembaga tersebut menjelaskan kontak yang muncul dua kali atau nomor yang muncul sebagai akun yang dihapus bisa merujuk pada peretasan akun.

Sementara itu dalam keterangan resminya, WhatsApp menegaskan pengguna dilarang membagikan kode enam digit kepada orang lain. Anak usaha Meta juga menjelaskan pihaknya terus membangun cara perlindungan dari ancaman online.

Signal menjelaskan serangan yang ditargetkan dilakukan dengan kampanye phishing yang canggih. Modus ini didesain untuk menipu pengguna agar dapat berbagi informasi.

Perusahaan juga menegaskan baik enkriposi dan infrastrukturnya tidak terganggu sama sekali.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Warga RI Doyan Belanja Online di Ramadan,Fintech Jamin Keamanan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilih Berangkat Lebih Awal, Pemudik Roda 2 Mulai Padati Pelabuhan Merak
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
JPU Tuntut Terdakwa AH 42 Bulan Terkait Dugaan Tipu Gelap Pelepasan Hak Tanah Tanudibroto
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Tiba-Tiba Ada Peringatan Ancaman PHK Buruh Rokok, Apa yang Terjadi?
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Astra Infra Siapkan Tujuh Rest Area dan Ratusan Petugas di Tol Cipali untuk Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Jasad Wanita Mengering di Depok Dibunuh Suami Siri Sejak Oktober 2025
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.