Pemkot Jaktim tertibkan enam bus di terminal bayangan Pasar Rebo

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menertibkan enam bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang kedapatan mangkal di terminal bayangan di perempatan Flyover Pasar Rebo.

"Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menindak enam bus AKAP yang tengah mangkal di perempatan Pasar Rebo untuk mencari penumpang," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak di Jakarta, Selasa.

Satu armada terpaksa dilakukan stop operasi karena saat diperiksa surat-surat kendaraannya ternyata tidak memiliki izin trayek.

Sedangkan, lima armada lainnya dikenakan sanksi tilang karena terbukti menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang bukan tempat pemberhentian resmi.

Penindakan dilakukan dalam rangka penertiban menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Sudin Perhubungan Jakarta Timur terus berupaya memastikan aktivitas transportasi berjalan tertib dan aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Baca juga: Pemudik diimbau tak naik bus di terminal bayangan

Harlem memastikan, pihaknya akan menggencarkan razia terhadap terminal bayangan yang kerap muncul menjelang musim mudik. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang tidak semestinya.

"Razia terhadap terminal bayangan akan kita gencarkan menjelang arus mudik libur Lebaran ini," ucap Harlem.

Keberadaan terminal bayangan tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan penumpang. Selain itu, aktivitas tersebut juga dapat memicu kemacetan lalu lintas di titik-titik rawan.

Harlem menambahkan, pihaknya khawatir sejumlah armada yang beroperasi di terminal bayangan tidak memenuhi standar kelayakan jalan atau tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto menjelaskan, penertiban dilakukan dalam Operasi Lintas Jaya yang melibatkan sekitar 40 personel gabungan.

Emiral berharap operasi yang dilakukan secara rutin ini dapat memberikan efek jera bagi para sopir maupun pengusaha bus yang masih nekat melakukan pelanggaran.

"Sehingga, ketertiban lalu lintas dan keamanan penumpang dapat lebih terjamin," ucapnya.

Baca juga: DKI imbau warga yang mudik agar tak berangkat dari terminal bayangan

Baca juga: Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan razia 10 loket bayangan

Menurut dia, pengawasan akan terus diperketat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran karena volume pemudik diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Melalui penertiban ini, Emiral berharap masyarakat dapat menggunakan moda transportasi umum yang resmi dan terjamin keselamatannya saat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Jamin Harga BBM Bersubsidi Tak Naik hingga Lebaran
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Jangan Lupa ”Memanaskan” Tubuh Sebelum Mudik Lebaran
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Mustasyar PBNU Doakan Prabowo: Program Kasih Makan Anak Sekolah Banyak Manfaat
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Portofolio Saham Terpukul Berita Perang? Ini Alasan Wall Street Mulai Menjadikan Bitcoin Sebagai Pelindung Nilai
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
5 Masjid di Jakarta untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.