Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Pemda Mempercepat Penanggulangan TBC

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi.

Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

BACA JUGA: Butuh Biaya Berobat TBC, Pria Mengamuk dan Curi HP di Buahbatu

Menurut Wamendagri Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

"Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wamendagri Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3).

BACA JUGA: Wamenkes Sebut Pemberantasan TBC Bakal Libatkan TNI-Polri

Dia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat.

Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

BACA JUGA: Kawal Program Kesehatan di Trenggalek, Ibas: Dukung Vaksin TBC dan Malaria

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” pesannya.

Selain itu, Wamendagri Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC.

Dia menilai peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Wamendagri menambahkan penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak.

Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Kemenkes: 10 Persen Anak Alami Gejala Cemas dan Depresi
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Menteri Brian Yuliarto: Kampus Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Maju 2045
• 15 jam laludisway.id
thumb
Harga CPO Turun 2,81 Persen Tertekan Penurunan Harga Minyak Dunia
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jadwal Buka Puasa Kota Bogor Hari Ini 10 Maret 2026
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.