Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut umat Islam diajarkan untuk selalu mendoakan pemimpinnya. Doa dipanjatkan agar seorang pemimpin diberi kekuatan dan kebijaksanaan.
Hal itu disampaikan Nasaruddin dalam acara Peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3).
"Demikian pula umat diajarkan untuk senantiasa mendoakan para pemimpin agar diberi kekuatan, kebijaksanaan, dan keteguhan di dalam memimpin bangsa menuju kebaikan bersama," kata Nasaruddin.
Di sisi lain, Nasaruddin mengatakan setiap ulama juga mesti menyampaikan hal-hal yang menjadi penyejuk bagi masyarakat. Tidak boleh memecah belah bangsa.
"Dalam tradisi keagamaan kita, para ulama selalu mengajarkan bahwa ucapan dan dakwah hendaknya menjadi penyejuk bagi masyarakat, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan persatuan dan bukan sebaliknya menimbulkan perpecahan," ungkapnya.
Hal itulah yang dibawa dalam peringatan Nuzulul Quran kali ini, sekaligus juga mengingatkan nilai-nilai dalam Al-Qur'an.
"Peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan pada malam hari ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan publik sehingga ajaran-ajarannya tidak hanya dibaca dan dihayati, dihafal, tetapi juga betul-betul diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," jelas Nasaruddin.





