Ramadhan Jadi Momentum Dorong Ekonomi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi berbagai lembaga dan perusahaan untuk meningkatkan kegiatan sosial sekaligus memperkuat kontribusi terhadap masyarakat. Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan tersebut juga dinilai dapat mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, terutama bagi kelompok rentan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai peluang ekonomi dan sosial.

Dalam konteks pembangunan ekonomi yang inklusif, keterlibatan berbagai pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), menjadi penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. 

Baca Juga :
BI Dorong Literasi dan Kesejahteraan Keuangan dengan Gerakan Ini
PGN Catat Efisiensi Keuangan hingga 17 % pada 2025, EBITDA Tembus US$971 Juta

Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah penyandang disabilitas, yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh kesempatan yang setara di berbagai sektor.

Berkaitan dengan itu, Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding mendistribusikan 1.000 paket bantuan Ramadan yang secara khusus disalurkan bagi komunitas penyandang disabilitas. Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di lima kota, yakni Jakarta, Pasuruan, Demak, Makassar, dan Medan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh holding tersebut dengan melibatkan berbagai anggota holding. Program ini disebut sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah yang menekankan pemerataan kesejahteraan sosial serta penguatan sumber daya manusia.

“Sebagai holding yang berorientasi pada penciptaan nilai dan kesejahteraan, kami mengorkestrasi seluruh Anggota Holding agar inisiatif sosial yang kami jalankan memiliki skala dan dampak yang lebih terukur,” ungkap Corporate Secretary Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 10 Maret 2026.

Program tersebut melibatkan berbagai anggota holding, di antaranya PT Kawasan Industri Medan, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kawasan Industri Makassar, PT Nindya Karya, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Finance, PT Danareksa Capital, serta PT Balai Pustaka.

Pemilihan lima kota tersebut disebut merepresentasikan luasnya jangkauan operasional anggota holding di berbagai wilayah Indonesia. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, penyaluran dilakukan dengan menggandeng Alunjiva, organisasi yang menaungi gerakan pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.

Baca Juga :
Perkuat Kemandirian Nelayan, bank bjb Dorong Pengelolaan Keuangan yang Produktif
Imbangi Percepatan Digitalisasi Sistem Pembayaran, Bos BI Kebut Literasi & Inklusi Keuangan
Marak Penipuan hingga Pinjol Ilegal, Bos BI: Peningkatan Inklusi Keuangan Harus Seiring dengan Literasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drama Liga Champions: Galatasaray Unggul Tipis atas Liverpool di Leg Pertama
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Banyak Dijual Bebas dan Ilegal, BPOM Akan Perketat Peredaran Tramadol
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Chery Jual Mobil Listrik Harga Rp160 Jutaan Tapi Fiturnya Mantul
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Artabilitas Super Iftar Ramadan Berbagi Kepada Anak Berkebutuhan Khusus
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Balas Pernyataan ‘Omong Kosong’ Trump, IRGC: Iran yang akan Menentukan Akhir Perang
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.