Komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa setiap kapal militer Amerika Serikat (AS) atau sekutunya yang melintasi Selat Hormuz akan menjadi sasaran. Iran akan menyerang kapal AS dan sekutu di Selat Hormuz.
Dilansir Al-Jazeera, Rabu (11/3/2026), komentar ini muncul setelah klaim Menteri Energi AS Chris Wright sebelumnya bahwa Angkatan Laut AS mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui selat tersebut, sebuah unggahan yang kemudian dihapusnya dari X.
"Klaim tentang sebuah kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz dengan pengawalan militer AS sama sekali tidak benar. Setiap pelayaran armada AS dan sekutunya akan dihentikan oleh rudal dan drone bunuh diri Iran," kata kepala angkatan laut IRGC Alireza Tangsiri.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan AS 'menyebarkan berita palsu' tentang Selat Hormuz untuk memanipulasi pasar keuangan.
(rfs/rfs)





