Profil Mayjen Lucky Avianto yang Dipromosikan Panglima TNI Jadi Pangkogabwilhan III: Jenderal Sang Kolektor Gelar Lulusan Terbaik

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gerbong mutasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali bergerak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mempromosikan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. 

Penunjukan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan pengukuhan bagi salah satu perwira paling cerdas yang dimiliki TNI saat ini.

Dengan jabatan barunya menggantikan Letjen Bambang Trisnohadi, Lucky Avianto secara otomatis naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga atau Letnan Jenderal (Letjen). 

Sosoknya menarik perhatian bukan hanya karena karier militernya yang melesat, tetapi juga karena rekam jejak akademisnya yang mentereng.

Kolektor Gelar Lulusan Terbaik

Dikutip dari laman SMA Taruna Nusantara,Lucky yang Lahir pada 2 Oktober 1974 itu merupakan representasi sukses angkatan pertama SMA Taruna Nusantara.

Bakat kepemimpinannya terasah sejak dini, terbukti saat ia menyabet gelar Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akademi Militer (Akmil) tahun 1996.

Namun, prestasi itu hanyalah awal. Lucky dikenal sebagai "kolektor" gelar lulusan terbaik di setiap jenjang pendidikan militer yang ia tempuh. 

Ia tercatat sebagai lulusan terbaik Dikreg Seskoad XLIX (2011), lulusan terbaik Dikreg XLVI Sesko TNI (2019), hingga meraih predikat Lulusan Terbaik Akademik PPSA XXIV Lemhannas (2023). 

Tak hanya itu, ia juga menjadi peserta terbaik di berbagai kursus spesialisasi, mulai dari intelijen tempur hingga operasi gabungan TNI.

Garang di Medan Tempur dan Misi Internasional

Meski dikenal sebagai perwira yang sangat cerdas di balik meja, kemampuan lapangan Lucky tidak perlu diragukan.

Sebagai prajurit Korps Baret Merah (Kopassus), ia kenyang dengan pengalaman operasi dalam negeri, termasuk operasi di Maluku dan Aceh.

Namanya juga harum di kancah internasional. Lucky pernah bertugas sebagai pengamat militer (Military Observer) di Kongo pada 2009.

Selain itu, ia pernah dipercaya memimpin Satgas Indobatt XXIII-G/Unifil sebagai Komandan Batalyon Mekanis TNI di wilayah konflik Lebanon.

Mengawali karier sebagai Komandan Peleton di Grup 2 Kopassus, Lucky melewati berbagai pos strategis.

Ia pernah menjabat sebagai Danyonif 400/Raider, Dandim 0829/Bangkalan, hingga menjadi Komandan Grup 1 Kopassus pada 2018.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Camilan untuk Meredakan Stres
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Update Perang Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah, Israel Serang Medis, Trump Ingkar?
• 11 jam lalusuara.com
thumb
BNI Kucurkan Dividen Jumbo Rp13 Triliun, Perkuat Modal Lewat Buyback Saham
• 13 jam laluterkini.id
thumb
Menag Nasaruddin Umar Serahkan SK Presiden kepada Pengurus Baznas Periode 2026-2031
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Viral Bocah 5 Tahun di Pasar Aur Kuning Jadi CEO Daster Bikin Gemas Netizen
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.