Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Dapat Support Korea Utara

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Korea Utara menyatakan dukungan terhadap penunjukkan dari Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Ia juga mengecam serangan yang dilancarkan terhadap negara tersebut oleh Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Korean Central News Agency (KCNA), Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi yang melanggar hukum internasional, yang kembali dilakukan oleh Tel Aviv dan Washington.

Baca Juga: Iran Tangkap Puluhan Terduga Mata-Mata Israel dan Amerika Serikat (AS)

Korea Utara menilai serangan tersebut tidak hanya merusak stabilitas kawasan, tetapi juga meningkatkan ketegangan global. Menurut Pyongyang, operasi militer yang dilakukan telah memperburuk situasi keamanan dunia dan mengancam perdamaian internasional.

Sebelumnya, Mojtaba diangkat sebagai pemimpin tertinggi oleh Assembly of Experts. Ia merupakan sebuah dewan ulama yang memiliki kewenangan menentukan pemimpin tertinggi dari Iran.

Mojtaba dikenal sebagai sosok berpengaruh di balik layar yang mengelola kantor ayahnya. Ia masih dianggap sebagai figur yang relatif tidak dikenal karena jarang tampil di ruang publik.

Ia juga dikenal sebagai ulama garis keras yang memiliki hubungan dekat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Hal ini membuka kemungkinan pemerintahan yang baru akan memperketat kontrol domestik hingga memperluas peran militer dari IRGC.

Adapun Mojtaba Khamenei dilaporkan kemungkinan terluka dalam serangan udara yang menewaskan ayahnya. Seorang pembawa acara televisi setempat bahkan menyebut sosok tersebut sebagai janbaz. Ia merupakan istilah yang merujuk pada veteran yang terluka dalam perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Baca Juga: Masih Diam Seribu Bahasa, Pemimpin Baru Iran Dikabarkan Jadi Korban Serangan Israel-Amerika Serikat

Meski demikian, sejumlah analis menilai alasan belum munculnya sosok pemimpin baru tersebut ke publik kemungkinan terkait faktor keamanan setelah pembunuhan dari Ali Khamenei. Serangan tersebut menjadi salah satu peristiwa paling dramatis dalam sejarah politik modern dari Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Mayat Wanita dalam Boks di Medan: Diikat Sprei-Dibungkus Karung
• 15 jam laludetik.com
thumb
Maxim Serahkan Bonus Hari Raya, Jumlah Meningkat 5.000 Persen
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rombak 1.585 Pegawai, Purbaya Ingatkan Bahayanya Kegagalan Pengelolaan Fiskal
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Ledakan di Kedubes AS Norwegia, Polisi Curiga Serangan Teroris
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Sinarmas AM Bidik Dana Kelolaan AUM Tembus Rp70 Triliun pada 2026
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.