Buka-bukaan Nadiem di Sidang Chromebook: Grup WA Mas Menteri hingga Penunjukkan Jurist Tan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadi saksi mahkota untuk tiga terdakwa lainnya dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Mereka adalah Eks Konsultan Teknologi di lingkungan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief;

Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020–2021 sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Mulyatsyah;

serta, Direktur SD Kemendikbudristek tahun 2020–2021 sekaligus KPA, Sri Wahyuningsih.

Saat diperiksa sebagai saksi mahkota, Nadiem menjelaskan sekaligus membantah beberapa tuduhan yang diarahkan kepadanya dan tiga terdakwa lainnya.

Baca juga: Deretan Kelemahan Chromebook yang Diungkap dalam Sidang Nadiem Makarim

Grup WA Mas Menteri Core Team

Nadiem menjelaskan soal pembuatan grup WhatsApp “Mas Menteri Core Team” yang dalam dakwaan disebut menjadi tempat persekongkolan terjadi.

“Tidak benar (buat grup Mas Menteri Core Team). Nah, saya yang membuat grup, tetapi namanya itu Edu Org,” ujar Nadiem dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Nadiem mengatakan, dia memang membuat sebuah grup WA pada bulan Agustus 2019 setelah mendapatkan bocoran bahwa dia berpotensi diangkat menjadi Mendikbud.

Grup ini dinamakan ‘Edu Org’ dan menjadi tempat Nadiem untuk mempersiapkan diri jika memang nanti dia benar-benar dilantik.

Baca juga: Nadiem Akui Bikin Grup WA Sebelum Dilantik, Nama Awalnya Bukan Mas Menteri Core Team

“Jadi, saya membuat grup itu karena saya tidak punya latar belakang pendidikan. Saya hanya punya latar belakang di swasta, di bidang teknologi, dan di bisnis. Tetapi, saya punya passion yang sangat besar untuk pendidikan,” jelasnya.

Anggota ‘Edu Org’ adalah orang-orang yang dianggap Nadiem punya kapabilitas untuk menjelaskan soal pendidikan.

Mereka juga kemungkinan akan diminta membantu Nadiem jika dia dilantik menjadi menteri.

“Saya membuat grup ini dengan memprioritaskan orang-orang di berbagai expertise (keahlian) mereka sendiri yang punya kemungkinan besar, punya motivasi untuk bergabung dalam tim, dalam melakukan transformasi pendidikan,” imbuh dia.

Setelah Nadiem resmi dilantik menjadi Mendikbud menggantikan Muhadjir Effendy, grup ‘Edu Org’ diubah nama menjadi ‘Mas Menteri Core Team’.

Beberapa anggota dalam grup WA ini berujung menjadi staf khusus menteri, yaitu Jurist Tan dan Fiona Handayani.

Nadiem pun menjelaskan alasan Fiona dan Jurist direkrut menjadi staf khususnya.

Baca juga: Nadiem Ungkap Alasan Pilih Jurist Tan dan Fiona Handayani Jadi Stafsus Menteri

“Fiona punya keahlian dalam bidang pendidikan karena pengalaman beliau di (Yayasan) PSPK sudah mengerjakan transformasi di bidang pendidikan selama cukup lama,” kata Nadiem.

Yayasan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) merupakan lembaga nirlaba yang menjadi mitra banyak kementerian, termasuk Kemendikbud.

Selain itu, Fiona juga pernah menjadi bagian dari tim gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Jadi, Fiona pengalamannya di PSPK sangat mendalami dalam transformasi pendidikan,” kata Nadiem.

Baca juga: Nadiem Makarim Bikin Grup WA Mas Menteri Core Sebelum Dilantik Gantikan Muhadjir Effendy

Sementara itu, Jurist diajak menjadi stafsus karena pernah berkarir di Kantor Staf Kepresidenan yang banyak mengatur soal regulasi dan koordinasi pemerintahan, meski tak punya pengalaman di dunia pendidikan.

“Itulah alasannya kenapa Fiona diangkat menjadi staf khusus isu-isu strategis yaitu berhubungan dengan sekolah yang tim sekolah dan Jurist itu menjadi staf khusus di bidang pemerintahan,” kata Nadiem lagi.

Nadiem pun mengeklaim bahwa dua mantan anak buahnya itu punya passion besar terhadap dunia pendidikan.

“Dari pengalaman saya, orang yang punya passion terhadap suatu bidang, kalau dia pintar dan kompeten, itu daya belajarnya luar biasa. Dan saya akan selalu memilih orang yang mau belajar, walaupun (tidak ada latar belakang yang sesuai) tetapi dia kompeten, mau belajar,” kata Nadiem lagi.

Baca juga: Nadiem Jelaskan Maksud Arahan di Grup WA Mas Menteri Sebelum Jadi Mendikbudristek

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Luruskan soal Arahan di WA

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyinggung soal empat arahan Nadiem dalam grup ‘Mas Menteri Core Team’ atau ‘Edu Org’.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Gus Yaqut, Status Tersangka Sah
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Bahlil Ingin Campur Bioetanol dalam BBM, Petani Singkong Happy
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tak Hanya Japto, KPK Periksa Abdi Khalik Ginting di Kasus Suap Tambang
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Terasa Beratkah bagimu untuk Sholat
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Kasus Mayat Wanita Tinggal Tulang, Begini Detik-Detik Korban Cekcok dan Tewas Dibunuh Suami Siri
• 1 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.