Prabowo Ajak Jadikan Al-Qur’an Sumber Persatuan Bangsa di Peringatan Nuzulul Qur’an

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai kesempatan memperkuat keimanan, menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa Indonesia, serta dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa rahmatan lil alamin.

“Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini saya kira adalah suatu kesempatan bagi kita sekalian untuk masing-masing memahami, masing-masing meresap, meresapi arti daripada apa yang diajarkan dalam Al-Qur’an itu tersebut,” ujar Presiden Prabowo di Peringatan Nuzulul Quran, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia pun bersyukur masih diberi kesehatan untuk menghadiri peringatan Nuzulul Quran.

BACA JUGA:BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

BACA JUGA:Ribut Harga BBM Naik Imbas Konflik Iran-Israel, Begini Hitung-Hitungan Bappisus

Ia berharap peringatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

"Kita bersyukur masih diberi kesehatan dapat hadir bersama pada peringatan Nuzulul Qur'an tahun 1447 Hijriah pada hari Ramadhan hari ke-20, malam ke-21, malam ganjil yang kita percaya Lailatul Qodar turun di antara malam ganjil bulan Ramadhan pada 10 hari terakhir. Semoga ini akan menambah kebaikan, keberkahan bagi kita semua," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penyelenggaraan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun ini sebagai pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia untuk senantiasa menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber nilai dan petunjuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan pada malam hari ini, merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan publik, sehingga ajaran-ajarannya tidak hanya dibaca dan dihayati, dihafal, tapi juga betul-betul diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nasaruddin.

Lebih lanjut, ulama dan cendekiawan Muslim, Muhammad Quraish Shihab menyampaikan uraian hikmah Nuzulul Qur’an. 

BACA JUGA:Dompet Dhuafa Gelar Ruang Temu, Cipta Nuansa Baru untuk Refleksi Diri Serta Menata Hati

BACA JUGA:Momen Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo di Peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kenegaraan 1447 H

Dalam tausiyahnya, Quraish Shihab mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna mendalam di balik turunnya Al-Qur'an sebagai rahmat dan petunjuk bagi seluruh alam.

Quraish Shihab menekankan bahwa Al-Qur'an bukan sekadar kitab yang dibaca, melainkan harus dihayati, diamalkan, dan dijadikan landasan dalam membangun Indonesia yang penuh keberagaman.

“Allah ingin mengajarkan kita bahwa perbedaan itu adalah suatu keniscayaan. Tetapi perbedaan tidak perlu menimbulkan pertentangan. Kalau kemarin kita berbeda dalam berpuasa, terbuka kemungkinan yang tidak kecil kita pun akan berbeda dalam berlebaran. Tapi perbedaan sama sekali tidak menimbulkan pertentangan. Perbedaan yang dikehendaki Al-Quran itu adalah sama dengan falsafah bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Quraish Shihab.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tradisi Malam Selikuran di Bogor, Ribuan Jamaah Gelar Tarawih Berjamaah
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bank bjb Gelar The Ultimate10K Series: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dua Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pertamina Pastikan Kondisi Aman
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Konjen RI Kuching Kunjungi Warga Indonesia di Rumah Tahanan Sri Aman Malaysia
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Fotonya Diedit Pakai Grok AI Jadi Tak Senonoh, Freya JKT48 Lapor Polisi
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.