Semarang: Jelang arus mudik Lebaran Idulfitri 2026, Polda Jawa Tengah telah menyiapkan rekaya lalu lintas di sejumlah jalur mudik. Skema one way nasional dan lokal hingga membagi wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas ke dalam empat kawasan aglomerasi.
Polda Jateng terus mematangkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran 2026. Beragam skema pengamanan serta rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat yang melintasi wilayah Jateng dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Baca Juga :
Jelang Mudik, Polri Sosialisasikan Layanan Titip Kendaraan di Polsek dan Pengamanan RumahPihaknya juga telah membagi wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas menjadi empat kawasan aglomerasi.
Empat kawasan tersebut meliputi aglomerasi Banyumas yang berada di bawah kendali Polresta Banyumas, aglomerasi Wonosobo yang mencakup jalur Banjarnegara, Dieng plateau hingga Magelang di bawah kendali Polres Wonosobo, aglomerasi Klaten yang mengarah ke wilayah Yogyakarta yang dikendalikan Polres Klaten, serta aglomerasi Ungaran–Semarang–Demak–Jepara yang berada di bawah kendali Polrestabes Semarang.
Selain memantau jalur jalan Tol Trans Jawa, pengawasan juga difokuskan pada sejumlah jalur arteri penting seperti jalur pantura, jalur tengah, jalur selatan, hingga jalur pansela.




