Sejumlah kawasan wisata alam di Bali tutup selama Hari Raya Nyepi 2026. Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko mengatakan, penutupan tempat wisata alam (TWA) ini untuk menghormati pelaksanaan Nyepi.
“Balai KSDA Bali sepenuh hati menjaga alam, sepenuh hati menghormati budaya Bali demi harmoni dan kenyamanan bersama," katanya, Rabu (11/3).
Adapun empat TWA yang ditutup karena Nyepi, yakni TWA Danau Buyan – Danau Tamblingan, TWA Panelokan, TWA Gunung Batur Bukit Payang, dan TWA Sangeh. Kunjungan di kawasan tersebut ditutup selama 3 hari, yakni sejak Rabu, 18 Maret 2026 hingga Jumat, 20 Maret 2026. Kawasan akan dibuka kembali pada Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 09.00 WITA.
"Penutupan sementara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni (tidak menyalakan api atau cahaya), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang)," katanya.
Kebijakan ini merujuk pada Pengumuman Kepala Balai KSDA Bali Nomor PG.1/K.23/TU/KSA.01.04/B/03/2026 tentang Penutupan Sementara Kunjungan ke Kawasan Hutan Konservasi pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Moko berharap seluruh masyarakat dan wisatawan mematuhi kebijakan penutupan sementara ini.
"Balai KSDA Bali berharap dukungan dan pengertian dari seluruh masyarakat serta wisatawan untuk mematuhi dengan menghormati pelaksanaan Hari Suci Nyepi dan menjaga ketenangan alam, diharapkan kawasan konservasi tetap lestari serta dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan, budaya dan masyarakat," katanya.





