JAKARTA, KOMPAS.TV - Terminal Bus Tanjung Priok di Jakarta Utara memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 bagi penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) akan terjadi dalam dua gelombang. Prediksi ini muncul seiring perbedaan jadwal libur antara pelajar dan pekerja.
Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi menjelaskan bahwa gelombang pertama diperkirakan terjadi lebih awal ketika anak sekolah mulai memasuki masa libur Lebaran.
“Kami memprediksi ada dua gelombang, yang pertama pada 13-14 Maret 2026 dan gelombang kedua 17-18 Maret 2026,” kata Sandi di Jakarta, Rabu (11/3/2026) dikutip Antara.
Menurut Sandi, gelombang pertama mudik diperkirakan terjadi saat para pelajar mulai mendapatkan libur panjang menjelang Lebaran. Momentum ini biasanya dimanfaatkan keluarga untuk pulang kampung lebih awal.
Baca Juga: Dahnil Ungkap 2.000 Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi karena Masalah Penerbangan
“Jadi, gelombang pertama diprediksi puncaknya saat anak sekolah memasuki masa libur Lebaran,” ujar Sandi.
Namun pada periode tersebut, sebagian pegawai instansi pemerintah maupun pekerja kantor masih belum memasuki masa cuti Lebaran.
Lonjakan penumpang berikutnya diperkirakan terjadi beberapa hari setelahnya, ketika para pekerja mulai mendapatkan cuti Lebaran.
“Gelombang kedua mudik ini diprediksi terjadi pada Selasa (17/3/2026) malam dan Rabu (18/3),” tutur Sandi.
Pada periode ini, jumlah pemudik biasanya meningkat karena banyak pekerja baru bisa melakukan perjalanan setelah menyelesaikan aktivitas kerja mereka.
Terminal Siapkan Posko Terpadu dan Petugas Gabungan
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- arus mudik terminal tanjung priok
- mudik bus akap 2026
- puncak mudik 2026
- jadwal puncak mudik lebaran
- terminal bus tanjung priok
- pengamanan mudik terminal





