Polri mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 (1447 Hijriah) untuk benar-benar memperhatikan kondisi fisik, terutama bahaya microsleep atau tertidur sejenak saat berkendara.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menekankan agar pemudik tidak memaksakan diri jika sudah merasa letih di perjalanan. Hal ini demi menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa Operasi Ketupat 2026.
"Demikian juga yang mengendarai kendaraan, pastikan di samping punya SIM, kalau lelah jangan dipaksakan. Kami mengimbau istirahat sebentar 5-10 menit kemudian lanjutkan lagi. Ada bahaya terkait dengan ketika letih dan kemudian kita tertidur sejenak atau microsleep, bisa fatal kejadiannya," ujar Johnny dalam apel pengecekan Satgas Humas di Mabes Polri, Rabu (11/3).
Selain faktor fisik pengemudi, Johnny juga mengingatkan pentingnya pengecekan kelaikan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, sebelum memulai perjalanan jauh.
"Kami mengimbau tolong dipastikan kelaikan dari kendaraan. Tolong dicek apa namanya remnya, tolong dicek bannya, tolong dicek lampunya," tambahnya.
Polri memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada tanggal 13 dan 17 Maret 2026. Untuk melayani masyarakat, Polri menyiagakan 2.756 Posko yang terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan di seluruh jalur mudik.





