BMKG mengumumkan terbentuknya Siklon Tropis Nuri yang berkembang dari bibit siklon 95W. Saat ini Nuri ini terpantau di Samudera Pasifik utara Papua dan diprakirakan bergerak ke arah timur laut menjauhi wilayah Indonesia.
“Keberadaan sistem tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan Indonesia, terutama berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan juga peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah,” ungkap BMKG, Rabu (11/3).
BMKG menjelaskan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga 12 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, yaitu:
Hujan dengan Intensitas Sedang hingga Lebat
Maluku Utara
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua
Gelombang Laut Tinggi
1,25 – 2,5 m (Moderate Sea)
Perairan Kep. Sangihe – Talaud
Laut Maluku
Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua
2,5 – 4,0 m (Rough Sea)
Samudera Pasifik utara Maluku




