Purbaya Perang Iran-AS Berisiko Tinggi ke Ekonomi dan Fiskal Dunia

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Kementerian Keuangan RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, perang yang meletus di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sangat berisiko menekankan fiskal negara-negara dunia, termasuk aktivitas ekonomi.

"Eskalasi geopolitik di Timur Tengah sangat dinmasi dan berisiko tinggi bagi ekonomi dan fiskal di berbagai negara, termasuk Indonesia," kata Purbaya saat konferensi pers APBN di kantornya, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Risiko itu, kata Purbaya, makin terasa setelah konflik memicu tertutupnya salah satu jalur perdagangan energi utama dunia, yakni Selat Hormuz.


Baca: IHSG Sesi I Terkoreksi Tipis, Turun ke Level 7.437

Meningkatnya risiko perang terhadap ekonomi kata dia juga terlihat dari makin bergejolaknya indeks volatilitas atau VIX Index dan The Merrill Lynch Option Volatility Estimate (MOVE) Index.

"Meningkatnya sentimen risk off di pasar keuangan global, ditandai volatilitas tinggi di indeks pasar, pergeseran investor ke aset safe haven, dan penguatan indeks dolar AS, serta kenaikan yield US treasury 10 tahun," kata Purbaya.


(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kondisi Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Geopolitik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terima Rp 132 Juta dari Bandar, Kanit Narkoba Polres Toraja Dipecat Polri
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Larang Pejabat DKI Mudik Pakai Mobil Dinas!
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Elkan Baggott Dihantui Kesalahan Fatal Ini saat Terakhir Kali Membela Timnas Indonesia
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Ikut Fit and Proper Test OJK, Hasan Fawzi Targetkan Market Cap Pasar RI Capai 80% PDB
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Waspadai Penularan Campak saat Silaturahmi Lebaran, Dinas Kesehatan: Jangan Pegang dan Cium Anak-Anak Terutama Balita
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.