Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan diskon tiket pesawat untuk periode mudik lebaran 2026 lebih besar dari sebelumnya, yakni mencapai 18%.
Membandingkan dengan diskon serupa pada Lebaran 2025 maupun Natal dan Tahun Baru yang lalu, diskon hanya sebesar 13%—14%.
“Kalau Lebaran sebelumnya itu 13%—14%, tahun ini dapat kami tambah lagi diskonnya 17%—18%,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Diskon ini berlaku khusus untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi selama 16 hari atau dengan periode keberangkatan 14 Maret hingga 29 Maret 2026.
AHY menyampaikan, bahwa keberadaan diskon yang lebih besar ini harapannya membantu masyarakat untuk membeli tiket pulang kampung dengan harga yang lebih murah.
“Harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi mudah-mudahan lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga
- Operator Transportasi Obral Harga Tiket Jelang Lebaran, Ada Kereta-Pesawat
- KPPU Pelototi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Naik Jelang Lebaran 2026
- Pemerintah Beri Diskon Tarif Kapal dan Pesawat hingga 30% untuk Mudik Lebaran 2026
Bukan tanpa sebab diskon yang lebih besar ini diberikan bagi masyarakat. Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan diskon yang lebih besar dari periode Lebaran tahun lalu maupun Nataru 2025/2026 tersebut ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang.
Potongan harga untuk tiket pesawat tersebut, salah satunya bersumber peningkatan porsi pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk kelas ekonomi dalam negeri.
Pada periode sebelumnya, porsi yang ditanggung pemerintah dari tarif PPN 11% hanya 6%. Kini, pemerintah menanggung seluruh PPN tersebut.
Selain itu, komponen biaya yang mendapatkan fasilitas PPN DTP meliputi tarif dasar dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.
Selain tiket pesawat, terdapat diskon tarif jasa kepelabuhanan pada angkutan penyeberangan sebesar 100%. Diskon tersebut berlaku pada periode 12-31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Sementara pada kapal penumpang, terdapat diskon 30% dari tarif dasar pada periode 11 Maret—5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang.
Sementara itu, pada moda perkeretaapian, terdapat diskon 30% pada periode 14-29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
Untuk mengoptimalkan mobilitas dan memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan, Airlangga menambahkan, selama libur hari besar keagamaan Idulfitri diberikan fleksibilitas penetapan hari kerja untuk ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2025.
Secara umum, pemerintah telah menyiapkan total senilai Rp911,16 miliar sebagai stimulus yang berasal dari APBN maupun non-APBN untuk mengerek daya beli masyarakat selama Lebaran 2026.





