Ketua DPD RI Sultan Dukung Sikap Netral Presiden Atas Konflik AS-Iran

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan dukungannya terhadap pandangan Dan sikap Presiden Prabowo Subianto atas konflik Amerika Serikat dengan Iran.

"Sikap Netral terhadap para pihak yang berkonflik adalah wujud politik bebas aktif diplomasi bangsa Indonesia. Sebagai bangsa kita harus menghormati pandangan, sikap dan keputusan pemimpin Nasional kita tersebut," ujar Sultan setelah menghadiri peringatan malam Nuzul Qur'an di Istana President Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

BACA JUGA:Sadis! Komplotan Rampok Serang SPBU Babelan, 5 Pegawai Dipukuli dan Disekap

BACA JUGA:Tips Aman dan Nyaman Mudik dengan Mobil Listrik dari Changan

Menurutnya, dalam sejarahnya Indonesia adalah Negara penggagas Gerakan Non-Blok di antara konfrontasi dua kekuatan global. 

"Kami sangat memahami Dan sepenuhnya mendukung sikap diplomatic Presiden Prabowo yang demikian bijaksana demi kepentingan bangsa Dan Negara. Presiden berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara," tegasnya.

DPD RI, kata Sultan, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang telah menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamaeni. 

"Tentunya Ucapan belasungkawa President tersebut mewakili seluruh Bangsa Indonesia kepada bangsa Iran," ujar Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.

BACA JUGA:Sultan DPD RI Apresiasi TNI Aktif dalam Pembangunan Jembatan untuk Pemulihan Banjir Sumatera

Sebagai Negara mayoritas Muslim, ungkapnya, tentunya kita sangat berempati dengan saudara-saudara kita yang menjadi korban perang di Iran. Namun juga menghormati kepentingan Dan kebijakan luar negeri dari Negara-negara sahabat lainnya.

"Prinsipnya Presiden ingin mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan non blok. Karena semua pihak yang bertikai adalah sahabat baik Indonesia," tutupnya.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.

Pernyataan itu disampaikan Presiden, hari Senin (9/3/2026), di sela acara peresmian 218 jembatan secara hybrid melalui konferensi video, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Migas Menguat, RAJA-RATU Pimpin Kenaikan
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Setara Institute Rilis Laporan KBB 2025, Catat 221 Pelanggaran
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Hasnur (HAIS) Sepakat Bagikan Dividen Tunai Rp26,1 Miliar
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil Swiss Open 2026: Akui Tak Kesulitan untuk Beradaptasi, Putri KW Melenggang ke Babak 16 Besar
• 6 menit lalutvonenews.com
thumb
ASN Papua Diperiksa Polres Torut! Buntut Laporan Bupati Frederik karena Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba Rp11 Miliar
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.