Kompres Demam Pakai Air Apa? Perhatikan Hal Ini!

theasianparent.com
2 jam lalu
Cover Berita

Saat demam, Parents mungkin bertanya-tanya, kompres demam sebaiknya pakai air apa?

Untuk mengetahui jawaban lengkapnya, yuk, baca artikel di bawah ini!

Artikel Terkait: Apa Obat Demam untuk Ibu Menyusui yang Aman? Cek di Sini! Kompres Demam Pakai Air Apa?

Kompres demam dianjurkan menggunakan air hangat suam-suam kuku. Tidak disarankan menggunakan air panas atau air es. 

Air hangat membantu melebarkan pembuluh darah di kulit, sehingga panas tubuh lebih mudah keluar, sementara suhu yang terlalu dingin justru bisa membuat tubuh menggigil dan menaikkan suhu inti.

Biasanya, kompres dilakukan dengan waslap yang dibasahi air hangat lalu diperas. Kemudian, ditempelkan di dahi, leher, ketiak, atau lipat paha selama beberapa menit. Tidak lupa diganti secara berkala ketika mulai mendingin.

Beberapa pedoman kesehatan juga menyebutkan bahwa kompres bisa menggunakan air sejuk atau dingin ringan (bukan es) asalkan tidak menimbulkan rasa menggigil dan tetap membuat anak nyaman.

Kuncinya adalah suhu air sedikit lebih rendah dari suhu tubuh, bukan ekstrem, dan kompres hanya menjadi terapi tambahan. Bukan pengganti obat penurun panas atau pemeriksaan dokter bila demam tinggi atau berkepanjangan.

Artikel Terkait: Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu! Apa Bedanya Kompres Air Hangat dan Air Dingin?

Kompres air hangat bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah kulit, membuka pori‑pori, dan mendukung proses pelepasan panas tubuh secara perlahan.

Pendekatan ini sejalan dengan mekanisme alami tubuh saat demam: ketika suhu mulai turun, tubuh akan berkeringat untuk melepas panas, dan air hangat membantu proses ini tanpa memicu stres suhu yang berlebihan.

Karena itu, banyak panduan klinis lebih merekomendasikan kompres hangat.

Sebaliknya, kompres air dingin atau es menyebabkan pembuluh darah kulit menyempit sehingga justru menghambat pelepasan panas.

Pada beberapa orang, kompres yang terlalu dingin bisa memicu menggigil, rasa sangat tidak nyaman, bahkan risiko iritasi kulit bila es ditempel langsung ke kulit tanpa pelapis. 

Bagaimana Cara agar Demam Cepat Turun?

Cara utama untuk membantu demam cepat turun adalah mengombinasikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter dengan perawatan suportif di rumah.

Obat seperti parasetamol dapat membantu menurunkan suhu dan membuat anak lebih nyaman, tetapi harus diberikan dengan dosis sesuai usia dan berat badan.

Selain itu, istirahat cukup di ruangan yang sejuk dan pakaian yang tipis sangat membantu tubuh mengatur suhu tanpa terbebani panas berlebih.

Perawatan non-obat yang dianjurkan antara lain menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi, memberikan minum sedikit tapi sering, dan menggunakan kompres air hangat suam‑suam kuku di area dahi, leher, atau ketiak.

Mandi air hangat kuku juga dapat membantu menurunkan suhu dan membuat tubuh lebih rileks, selama anak tidak menggigil.

Parents perlu segera membawa anak ke dokter bila demam sangat tinggi. Misalnya, sekitar di atas 39–40 derajat, tidak turun dengan obat, berlangsung lebih dari beberapa hari, atau disertai gejala gawat seperti leher kaku, sesak napas, kejang, atau anak tampak sangat lemas.

Artikel Terkait: Ciri-ciri DBD pada Bayi yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Ruam Kenapa Demam Tidak Boleh Dikompres Air Dingin?

Kompres air sangat dingin atau es pada demam umumnya tidak dianjurkan karena dapat mengacaukan mekanisme pengaturan suhu tubuh.

Ketika kulit tiba‑tiba terpapar dingin ekstrem, pembuluh darah akan menyempit dan tubuh merespons dengan menggigil untuk mempertahankan panas, sehingga suhu inti justru bisa makin naik.

Kondisi ini bukan hanya membuat anak merasa jauh lebih tidak nyaman, tetapi juga menghambat proses penurunan demam yang diharapkan.

Selain itu, kompres es langsung ke kulit dapat menyebabkan iritasi, kerusakan jaringan lokal, bahkan frostbite bila dilakukan terlalu lama tanpa pelindung. Karena manfaatnya terbatas dan risikonya lebih besar, panduan perawatan demam modern lebih menganjurkan kompres hangat atau air sejuk yang lembut, hidrasi cukup, dan obat penurun panas sesuai indikasi, dibandingkan kompres air dingin ekstrem.

Bila Parents ragu dengan teknik kompres yang paling aman untuk kondisi tertentu, konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan menjadi langkah terbaik.

***

Healthline Editorial Team. (n.d.). How to reduce fever at home? Healthline. Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.apollo247.com/health-topics/fever/reducing-fever-at-home​

Primary Care Walk-In Medical Clinic. (n.d.). What’s the best way to treat a fever at home? Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.primarycarewalkinmedicalclinic.com/blog/whats-the-best-way-to-treat-a-fever-at-home​

Vinmec International Hospital. (n.d.). Instructions on how to apply heat to reduce fever for children. Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.vinmec.com/en/news/health-news/pediatrics/instructions-on-how-to-apply-heat-to-reduce-fever-for-children/​

Cleveland Clinic. (2025, 28 Oktober). How to break a fever fast. Cleveland Clinic Health Essentials. Diakses 11 Maret 2026, dari https://health.clevelandclinic.org/breaking-a-fever​

WebMD. (2025, 19 Mei). Fever care for young children. WebMD. Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.webmd.com/children/treat-fever-young-children​

Cainiu Health. (2022, 20 November). Can cold compresses reduce fever? Diakses 11 Maret 2026, dari https://en.cnys.com/article/163657.html​

Rapid Aid. (2025, 28 Oktober). How to use a cold compress for headaches and fevers. Diakses 11 Maret 2026, dari https://rapidaid.com/how-to-use-a-cold-compress-for-headaches-and-fevers/​

Vinmec International Hospital. (2025, 16 Juni). How to use warm compresses to reduce fever in children. Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.vinmec.com/eng/blog/instructions-on-how-to-apply-heat-to-reduce-fever-for-children-en​

DoAce. (n.d.). Do you use a hot towel or a cold towel when you have a fever? Diakses 11 Maret 2026, dari https://doace.com/blogs/travel/do-you-use-a-hot-towel-or-a-cold-towel-when-you-have-a-fever-1​

Muang Thai Life Assurance. (2024, 25 Agustus). Quickest ways to reduce fever that you can do yourself. Diakses 11 Maret 2026, dari https://www.muangthai.co.th/en/article/health/how-to-reduce-fever-quickly-diy

***

11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

Haid Cuma 3 Hari Apakah Tanda Kehamilan? Ini Penjelasannya, Bun!


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Belu Tahan Jebolan Indonesian Idol PK Terkait Kasus Dugaan Persetubuhan Anak
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gundah Gulana Nasib Literasi Dihantam Pemangkasan Anggaran
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Kredit UMKM Capai Rp1.482 Triliun per Januari 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Praperadilan Ditolak PN Jaksel, Status Tersangka Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Sah!
• 7 jam laludisway.id
thumb
Freya JKT48 Akan Dipanggil Polisi Soal Kasus Penyalahgunaan AI pada Kamis
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.