JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq berharap beberapa minggu ke depan akan ada tersangka yang ditetapkan atas insiden longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) lalu.
"Mudah-mudahan, dalam beberapa minggu ke depan sudah ada tersangka yang ditetapkan, dalam rangka memberikan asas keadilan bagi kita semua," katanya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).
Ia memastikan pemerintah akan mempercepat proses penyidikan terkait insiden yang menelan hingga 7 korban jiwa tersebut.
Ia mengatakan pemerintah juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab longsor di TPST Bantargebang.
"Bantargebang kemarin telah kita lakukan olah TKP atas kejadian bencana kemanusiaan ini dengan meninggalnya tujuh warga kita," ujarnya dikutip dari Antara.
"Sesuai Undang-Undang, ada tanggung jawab hukum yang harus diemban oleh pengelolanya."
Baca Juga: Usai Longsor, TPST Bantargebang Ditargetkan Kembali Normal dalam Satu Pekan
Hanif mengatakan pemeriksaan akan mengarah pada semua pejabat yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah di TPST Bantargebang.
Menurutnya, tragedi di TPST Bantargebang tersebut puncak dari persoalan yang lebih besar dalam tata kelola sampah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Oleh karena itu, ia mengatakan, komitmen KLH untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV, Antara
- longsor
- tpst bantargebang
- bantargebang
- longsor tpst bantargebang
- menteri lh
- tersangka





