Pemerintah Matangkan Persiapan Partisipasi Indonesia di World Water Forum ke-11

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur telah menggelar Rapat Koordinasi (rakor) untuk mempersiapkan partisipasi Indonesia dalam World Water Forum ke-11 yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi pada 2027. Di mana, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menko Infra, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan didampingi oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya.

Rakor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kontribusi nasional dalam forum global terkait pengelolaan sumber daya air. 

Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam mempersiapkan kontribusi Indonesia pada forum air dunia tersebut. 

Menurutnya, persoalan pengelolaan air memiliki kompleksitas tinggi sehingga tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja.

“Tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa berdiri sendiri. Walaupun mungkin selama ini yang terdepan tentunya adalah Kementerian Pekerjaan Umum di bawah koordinasi Kemenko Infrastruktur,” ujar AHY kutip Rabu, 11 Maret 2026

Lebih lanjut, ia mengatakan guna mendukung persiapan tersebut, pemerintah berencana membentuk tim kerja nasional yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga. 

Ia menegaskan jika nantinya, tim tersebut akan bertugas menyusun kontribusi Indonesia secara terintegrasi dalam forum tersebut serta menyatukan berbagai kebijakan dan program pengelolaan air agar lebih terkoordinasi.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan enam tema utama yang akan menjadi fokus kontribusi Indonesia dalam World Water Forum ke-11. 

Tema-tema tersebut dirancang untuk menggambarkan berbagai tantangan nyata yang dihadapi Indonesia dalam pengelolaan air sekaligus peluang inovasi yang dapat ditawarkan kepada komunitas global.

Sementara itu, Staf Khusus Menko Infrastruktur Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya, menilai kerangka regulasi yang telah ada perlu didukung koordinasi yang kuat agar pelaksanaan berbagai program pengelolaan air dapat berjalan optimal.

“Pengelolaan sumber daya air membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga dari sisi kebijakan dan regulasi. Dengan kerangka regulasi yang kuat dan koordinasi yang baik, berbagai program pengelolaan air mulai dari penyediaan air bersih, pengendalian banjir, hingga penguatan ketahanan terhadap kekeringan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Persoalan air di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sumber daya air, tetapi juga dengan pengendalian bencana seperti banjir yang kerap terjadi saat curah hujan meningkat secara ekstrem. 

Di sisi lain, pada musim kemarau sejumlah wilayah juga menghadapi risiko kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat serta sektor pertanian.

Melalui koordinasi lintas sektor yang kuat, pemerintah berharap kontribusi Indonesia dalam World Water Forum ke-11 dapat memperkuat peran Indonesia dalam upaya global menjaga keberlanjutan sumber daya air.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa
• 11 jam laludisway.id
thumb
Apakah Kanker Ginjal Bisa Diturunkan ke Anak? Ini Penjelasan Dokter
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Swiss Open: Leo/Bagas Menang, Raymond/Joaquin Tumbang
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Mojtaba Khamenei, Anak Ali Khamenei yang Gantikan Kepemimpinan Sang Ayah
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemprov Jateng Siapkan 346 Bus untuk Program Mudik Gratis Lebaran 2026
• 8 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.