Baghdad: Kelompok Perlawanan Islam Irak mengatakan telah melancarkan 291 operasi militer dalam 12 hari terakhir, serta menewaskan 13 tentara Amerika Serikat (AS) dan melukai puluhan lainnya.
Dalam pernyataannya pada Rabu, 11 Maret 2026, koalisi kelompok bersenjata tersebut mengatakan 31 operasi dilakukan dalam 24 jam terakhir dengan menggunakan puluhan drone dan rudal yang menargetkan pangkalan militer AS di Irak dan wilayah lain di kawasan.
Mengutip PressTV, Rabu, 11 Maret 2026, kelompok itu menyebut total 291 operasi yang dilakukan selama 12 hari terakhir mengakibatkan 13 tentara AS tewas dan puluhan lainnya terluka, beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Baca Juga :
Drone Merops Andalan AS Redam Drone Iran, Berikut KeunggulannyaMereka menuduh kekuatan global berupaya menekan “martabat dan kemerdekaan bangsa-bangsa” dengan memaksakan dominasi terhadap negara-negara lain.
Kelompok tersebut juga menyatakan “musuh Zionis dan Amerika” terus berupaya melibatkan sekutu mereka dalam perang melawan Iran.
Menurut mereka, negara mana pun yang ikut serta dalam agresi tersebut akan dianggap sebagai musuh dan kepentingannya di Irak maupun kawasan akan menjadi sasaran serangan balasan.
Dalam pengumumannya pada Selasa kemarin, kelompok itu mengatakan para pejuangnya menembak jatuh sebuah drone canggih milik Amerika di wilayah utara Provinsi Basra.
Kelompok tersebut menyebut drone milik pasukan AS itu adalah MQ-9 Reaper yang beroperasi di kawasan tersebut. Menurut pernyataan mereka, drone tersebut dihancurkan menggunakan “senjata yang sesuai” di wilayah utara Provinsi Basra.
Perkembangan ini terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara baru terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 warga sipil, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, serta pemimpin Revolusi Islam Iran Ali Khamenei dan sejumlah pejabat militer senior.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer AS di sejumlah negara kawasan.




