Soroti Pernyataan Mojtaba Khamenei, Kapolri Sebut Situasi Iran Berpotensi Kian Memanas

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang dinilainya semakin memanas setelah muncul pernyataan dari Mojtaba Khamenei, putra pemimpin tertinggi Iran.

Mojtaba menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah dalam menghadapi tekanan yang terjadi saat ini. Pernyataan tersebut, dinilai Sigit, membuat situasi yang ada bukan mereda, melainkan justru semakin meningkat.

“Semenjak kemudian diangkatnya Mojtaba Khamenei, beliau juga menyampaikan bahwa Iran tidak akan pernah menyerah. Jadi kondisinya bukannya semakin membaik namun justru semakin memanas," kata Kapolri dalam acara buka bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca juga: Putra Presiden Iran Bantah Isu Mojtaba Khamenei Terluka Parah akibat Serangan AS-Israel

Sigit mengatakan, eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat menimbulkan dampak luas, tidak hanya bagi negara yang terlibat, tetapi juga bagi masyarakat sipil.

Ia menilai perang pada akhirnya kerap menyeret instalasi dan masyarakat umum sehingga memicu tragedi kemanusiaan.

“Apapun perang, tentunya menimbulkan efek yang sangat luar biasa karena kemudian juga masuk menyentuh ke ranah masyarakat sipil, masuk ke instalasi-instalasi sipil dan akhirnya ini menimbulkan peristiwa genosida,” ujarnya.

Selain dampak kemanusiaan, Sigit menyebut konflik yang berkepanjangan juga berpotensi memicu berbagai krisis lain, mulai dari krisis ekonomi hingga krisis sosial.

Baca juga: Kim Jong Un Bela Mojtaba Khamenei, Awasi Uji Coba Rudal di Tengah Perang Iran

Kapolri juga menyinggung dampak langsung konflik global terhadap perekonomian dunia, salah satunya melalui lonjakan harga minyak.

Ia menyebut harga minyak dunia yang sebelumnya berada di kisaran 77 dollar AS per barrel sempat melonjak hingga 100 dollar AS bahkan lebih dari 110 dollar AS per barrel.

Sigit mengatakan, kenaikan harga minyak tersebut akan memberikan tekanan besar terhadap fiskal negara.

Sebelumnya, Iran resmi menunjuk Ayatollah Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi baru, Senin (9/3/2026).

Mojtaba adalah ulama tingkat menengah yang memiliki pengaruh di dalam pasukan keamanan Iran dan jaringan bisnis yang luas di bawah ayahnya.

Baca juga: IRGC Disebut Dalang di Balik Terpilihnya Mojtaba Khamenei, Ada Maksud Tersembunyi

Ia dipandang sebagai kandidat terdepan menjelang pemungutan suara oleh Majelis Ahli, badan yang terdiri dari 88 ulama yang bertugas memilih pemimpin baru setelah Ali Khamenei.

"Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem suci Republik Islam Iran," kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tepat setelah tengah malam waktu Teheran, dikutip dari AFP.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Jabatan tersebut memberi Mojtaba wewenang terakhir dalam semua urusan negara di Iran.

Pernyataan itu menyebutkan, Iran tidak ragu sedetik pun dalam memilih pemimpin baru, meskipun menghadapi agresi brutal dari Amerika Serikat dan Israel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Legenda Ajax Ngamuk, Minta Maarten Paes Dikembalikan ke Amerika
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
3 Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Yogya, Salah Satunya Balita
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Bergelut dengan Akses Layanan Kesehatan di Pesisir Timur Kalimantan
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Klaim Perang Melawan Iran Akan Segera Berakhir | SAPA MALAM
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.