VIVA – Legenda Ajax, Rafael van der Vaart, melontarkan kritik keras kepada kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, setelah komentarnya usai kekalahan Ajax dari FC Groningen menuai kontroversi.
Ajax takluk 1-3 saat bertandang ke Stadion Euroborg dalam lanjutan Eredivisie, Sabtu (7/3). Usai laga, Paes meluapkan kekecewaannya terhadap performa tim yang dinilai tidak menunjukkan kekompakan.
“Setelah tertinggal 1-2, kami tidak menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim. Itu sangat menyakitkan,” ujar Paes.
Meski begitu, penjaga gawang berusia 26 tahun itu juga mengaku ikut bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
“Saya selalu melihat diri saya terlebih dahulu. Saya bukan tipe yang suka menyalahkan pemain lain. Tapi pada akhirnya kami semua saling mengecewakan,” katanya.
Komentar Paes rupanya memancing reaksi keras dari Van der Vaart. Dalam program Rondo di Ziggo Sport, mantan bintang timnas Belanda itu menilai Paes tidak pantas mengkritik tim secara terbuka, apalagi statusnya sebagai pemain yang baru bergabung.
“Saya akan langsung mengirim kiper itu kembali ke tempat asalnya—Amerika,” kata Van der Vaart dengan nada kesal.
Menurutnya, Paes seharusnya fokus membuktikan kualitasnya terlebih dahulu sebelum melontarkan kritik terhadap rekan satu tim.
“Dia baru datang dan masih harus membuktikan banyak hal. Lalu dia bilang tim ini bukan sebuah tim? Itu terlalu mudah diucapkan,” ujarnya.
Van der Vaart juga menyinggung sikap Paes di lapangan yang dianggap terlalu emosional.
“Dia menepis bola, keluar dari kotak penalti, lalu memaki semua orang. Saya benar-benar tidak bisa memahami sikap itu,” tambahnya.
Pendapat Van der Vaart juga diamini mantan pelatih Ajax, Henk ten Cate. Ia menilai komentar seperti itu seharusnya tidak diucapkan, terutama dalam situasi tim yang sedang tertekan.
“Ada hal-hal yang tidak bisa Anda katakan begitu saja setelah pertandingan,” kata Ten Cate.
Ia menambahkan, sebagai pemain yang baru memulai karier di klub besar seperti Ajax, Paes seharusnya lebih berhati-hati dalam berbicara di depan publik.
Kekalahan dari Groningen sendiri membuat Ajax kini terlempar ke peringkat kelima klasemen Eredivisie dengan koleksi 44 poin. Sementara Groningen naik ke posisi ke-10 dengan 34 poin.





