Di Balik Tak Dipanggilnya Teja Paku Alam ke Timnas: Kiper yang Tangguh atau Bek Persib Bandung yang Solid

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BANDUNG — Pemanggilan skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 menghadirkan banyak cerita. Bagi Persib Bandung, kabar itu membawa dua rasa sekaligus: bangga dan sedikit tanda tanya.

Tiga pemain Maung Bandung masuk dalam daftar pilihan pelatih John Herdman. Mereka adalah Beckham Putra, Marc Klok, dan Eliano Reijnders. Ketiganya diproyeksikan menjadi bagian dari generasi baru Timnas Indonesia yang akan tampil pada turnamen internasional di Jakarta mulai 27 Maret mendatang.

Namun di balik kabar tersebut, satu nama justru absen dari daftar: Teja Paku Alam.

Padahal, kiper Persib itu sedang menjalani musim yang impresif di Super League. Hingga pekan-pekan terakhir kompetisi, Teja telah mencatatkan 15 clean sheet—sebuah catatan yang menempatkannya di antara penjaga gawang paling konsisten musim ini.

Ketidakhadiran namanya dalam daftar skuad membuat pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, sedikit terkejut.

“Menurut saya, Teja pantas untuk mendapatkan panggilan,” ujar Hodak seperti dikutip dari ILeague.

Ketika Statistik Tak Selalu Menentukan

Dalam sepak bola modern, statistik sering kali menjadi acuan untuk menilai performa seorang pemain. Namun keputusan pelatih tim nasional tidak selalu mengikuti angka semata.

John Herdman tampaknya memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan komposisi penjaga gawang. Dalam daftar yang diumumkan, posisi tersebut diisi oleh Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Ernando Ari.

Persaingan di posisi kiper memang menjadi salah satu yang paling ketat dalam skuad Garuda saat ini. Banyak dari mereka yang bermain di level kompetisi berbeda, bahkan beberapa memiliki pengalaman internasional yang cukup luas.

Situasi itulah yang mungkin membuat nama Teja belum masuk dalam rencana Herdman untuk FIFA Series kali ini.

Persib Tetap Punya Wakil

Meski kehilangan satu kandidat di posisi kiper, Persib Bandung tetap menjadi salah satu klub yang memiliki kontribusi besar bagi Timnas Indonesia.

Beckham Putra, Marc Klok, dan Eliano Reijnders berhasil menembus skuad pilihan Herdman.

Bojan Hodak menilai ketiga pemain tersebut memang layak mendapatkan kesempatan.

Marc Klok, misalnya, sempat mengalami cedera yang membuat performanya menurun. Namun dalam beberapa pertandingan terakhir, gelandang naturalisasi tersebut kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.

“Marc sempat cedera tapi semua sudah kembali dan siap untuk bermain. Beckham dan Eliano juga bermain dengan baik, jadi mereka pantas,” ujar Hodak.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, keputusan Herdman kemungkinan besar didasarkan pada pengamatan yang cukup panjang terhadap performa pemain Persib.

Dalam beberapa bulan terakhir, skuad Maung Bandung memang tampil di kompetisi internasional AFC Champions League 2—sebuah panggung yang memberi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kualitasnya di level yang lebih tinggi.

“Pelatih timnas memantau pemain kami saat bermain di AFC. Itu pertandingan internasional yang berat. Jadi saya pikir mereka memang layak dipanggil,” kata Hodak.

Awal Baru di Timnas

Bagi Marc Klok, FIFA Series bukan sekadar turnamen uji coba. Ajang tersebut menjadi titik awal bagi perjalanan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman.

Menurutnya, pergantian pelatih membawa suasana baru di dalam tim nasional.

“Turnamen ini sangat penting karena sekarang ada staf pelatih baru. Semuanya dimulai lagi dari nol dengan filosofi dan gaya bermain yang berbeda,” ujar Klok.

Ia juga mengungkapkan kesan positif terhadap pendekatan Herdman, yang dikenal memiliki struktur kerja yang jelas serta menekankan pentingnya kolektivitas tim.

“Kami sudah berbicara cukup lama tentang ide-idenya dan strategi yang dia inginkan. Dia sangat profesional dan selalu menekankan bahwa tim lebih penting daripada individu,” kata Klok.

Fokus ke Kompetisi

Sebelum bergabung dengan skuad Timnas Indonesia, para pemain Persib masih memiliki satu tugas penting di level klub.

Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC untuk menjalani laga tunda Super League pada Minggu (15/3).

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Beckham Putra, Marc Klok, dan Eliano Reijnders untuk menjaga momentum sebelum terbang ke Jakarta dan bergabung dengan skuad Garuda.

Sementara bagi Teja Paku Alam, musim ini masih panjang.

Statistik 15 clean sheet yang ia kumpulkan mungkin belum cukup untuk membawanya ke tim nasional kali ini. Namun dalam sepak bola, performa konsisten sering kali berbicara lebih keras dalam jangka panjang.

Dan bagi seorang penjaga gawang, kesempatan kadang datang justru ketika tidak banyak orang menduganya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
22 WNI yang Dievakuasi dari Iran Tiba dengan Selamat di Indonesia
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Menaker: Disrupsi teknologi jadi peluang kembangkan keterampilan baru
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Profesi Penyelam Tak Sekadar Atraksi, Ada Risiko Cedera Telinga hingga Kematian
• 4 jam lalukompas.com
thumb
KRAS Reborn Strategi Baru Krakatau Steel Perkokoh Fondasi Organisasi
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
93,5 Persen Jalan Nasional Siap Dilalui, Pemerintah Targetkan Perbaikan Jalur Mudik Rampung H-10 Lebaran
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.