Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Debat viral terjadi antara Piers Morgan dan Daniela Weiss mengenai masa depan Gaza dan hubungan Israel-Palestina.
  • Weiss menyatakan Bab Gaza telah usai dan menolak konsep hidup berdampingan antara kedua belah pihak.
  • Morgan mengkritik Weiss karena menolak simpati atas korban sipil dan isu ilegalitas permukiman Israel.

Suara.com - Debat panas terjadi dalam program Piers Morgan Uncensored ketika pembawa acara Piers Morgan beradu argumen dengan tokoh pemukim Israel Daniela Weiss.

Wawancara itu menjadi viral setelah keduanya saling melontarkan kritik tajam terkait masa depan Gaza Strip dan hubungan Israel–Palestine.

Dalam wawancara tersebut, Weiss yang dikenal sebagai pendiri gerakan pemukim Nachala Movement menyampaikan pandangan keras tentang konflik Gaza.

“Bab Gaza sudah selesai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober,” ujarnya dilansir dari Maariv

Ia juga menegaskan tidak lagi percaya pada konsep hidup berdampingan antara Israel dan Palestina.

“Tidak akan ada lagi kontak antara negara Yahudi dan penduduk Gaza,” kata Weiss.

Morgan kemudian menekan Weiss terkait kurangnya empati terhadap korban sipil Palestina.

Morgan bertanya langsung apakah Weiss bisa mengungkapkan rasa duka atas kematian anak-anak di Gaza.

Weiss menolak memberikan pernyataan simpati. “Orang tua harus berhati-hati sebelum mendidik anak-anak mereka untuk membenci orang Yahudi,” jawabnya.

Baca Juga: Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Morgan terlihat kesal dengan jawaban tersebut. “Anda bahkan tidak mampu mengatakan satu kata pun tentang rasa duka,” kata Morgan.

“Yang Anda inginkan hanya mengusir semua orang, tidak peduli berapa banyak yang mati di jalan.”

Perdebatan juga memanas ketika membahas isu permukiman Israel. Morgan menyinggung sanksi yang dijatuhkan pemerintah United Kingdom terhadap Weiss dan menyebutnya sebagai “pemimpin kelompok ekstrem di kalangan pemukim”.

Ia juga menegaskan menurut hukum internasional, permukiman tersebut dianggap ilegal.

Morgan menambahkan Israel tidak berhak mengambil Gaza atau menguasai wilayah West Bank.

Weiss menolak kritik tersebut dan tetap mempertahankan pandangannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modus Borong Belanjaan, Wanita di Tambora Curi Rp 2,6 Juta dari Kasir Minimarket
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini 11 Maret 2026: Semangat Beribadah Pagi Hari di Bandung
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pohon Tumbang di Kebayoran Baru Jaksel, Timpa Halte Sekolah dan 3 Pemotor Jadi Korban
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Ratusan Simpatisan Sambut Kedatangan Abdul Wahid di Rutan Sialang Bungkuk
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Foto: 5 Pemain Sepak Bola Wanita Iran Kantongi Visa Kemanusiaan Australia
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.