Jelang Idulfitri, Benarkah Harga Pangan di Jakarta Melonjak Tinggi?

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan pasokan kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pihaknya terus memantau ketersediaan dan harga pangan, termasuk dengan melakukan peninjauan langsung ke pasar tradisional. Pada Rabu (11/3), ia meninjau kondisi pasokan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok terkendali, pasokan aman, dan harga juga stabil,” ujar Budi.

Menurutnya, pemantauan harga dilakukan melalui dua cara, yakni pengecekan langsung di pasar serta pemantauan daring melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), aplikasi berbasis web milik Kementerian Perdagangan.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau, mengumpulkan, dan melaporkan data harga serta stok bahan pokok setiap hari dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saat ini pemantauan dilakukan di sekitar 550 pasar tradisional yang tersebar di 514 kabupaten dan kota,” jelasnya.

Budi mencontohkan, harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per ekor. Sementara harga daging sapi berkisar Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, dengan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp140 ribu per kilogram.

Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok. Jika terjadi lonjakan harga, pemerintah akan segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan, instansi terkait, serta para pemasok.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto memastikan ketersediaan pangan di wilayahnya tetap aman.

Menurut Taufik, pihaknya telah berkolaborasi dengan sejumlah BUMD di sektor pangan, termasuk Perumda Dharma Jaya, untuk memastikan pasokan daging menjelang Lebaran tetap terjaga.

“InsyaAllah stok daging aman. Mutu dan harga juga sudah kami cek agar tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditentukan,” ujarnya.

Ia mengakui terdapat kenaikan harga daging, namun masih dalam batas wajar seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Selain itu, pengawasan terhadap produk pangan di pasar modern maupun pasar tradisional juga terus dilakukan untuk mencegah peredaran produk yang mengandung bahan kimia berbahaya atau sudah kedaluwarsa.

Di sisi lain, pedagang ayam di Pasar Kramat Jati, Iwan (42), mengatakan harga ayam mulai mengalami kenaikan menjelang Lebaran. Saat ini ayam dijual sekitar Rp50 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp45 ribu per kilogram.

“Penjualan mulai ramai, tapi kenaikannya belum signifikan. Biasanya permintaan akan sangat tinggi sekitar seminggu menjelang Lebaran,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD DKI Minta Pemprov Tambah Pembangunan Hidran Mandiri di Permukiman Padat
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Hjulmand Yakin Leverkusen Bisa Patahkan Eskpektasi Lawan Arsenal
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Kuota Haji Berlanjut Usai Praperadilan Yaqut Ditolak
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Suami Bunuh Istri Siri di Depok, Tersangka Bawa Kabur Hp dan Sepeda Motor Korban
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Bareskrim Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Eks Kepala Pelatih Pada Sejumlah Atlet Panjat Tebing
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.