Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Jakarta Kamis 12 Maret

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Hari ke-22 puasa Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta jatuh pada Kamis (11/3/2026).

Umat Muslim diharapkan tetap menjaga kesehatan serta kekhusyukan dalam menjalankan rangkaian ibadah hingga akhir bulan suci.

Setiap daerah, termasuk Jakarta memiliki jadwal imsakiyah dan waktu shalat sebagai pedoman agar ibadah puasa berlangsung tepat waktu.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Jakarta Pusat Rabu 11 Maret

Informasi jadwal ini merujuk pada data resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Berikut jadwal imsakiyah dan waktu shalat di Jakarta pada 22 Ramadhan 1447 H atau Kamis (11/3/2026):

  • Imsak: 04:33
  • Subuh: 04:43
  • Terbit: 05:55
  • Duha: 06:22
  • Zuhur: 12:06
  • Ashar: 15:11
  • Magrib: 18:10
  • Isya: 19:19

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Baca juga: Menjelang Buka Puasa, Simak Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Jakarta Utara

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Beberkan Motif Pembunuhan Pensiunan JICT di Bekasi
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Agus Sugiarto Dorong Penguatan OJK Lewat Tujuh Pilar Strategi
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Tegaskan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Waspadai Dampak Ketidakpastian Global Terhadap Fiskal dan Pembiayaan
• 3 jam lalukompas.id
thumb
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Kuota Haji Berlanjut Usai Praperadilan Yaqut Ditolak
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.