Momen Libur Lebaran, Indonesian Paradise Property (INPP) Pacu Bisnis Perhotelan

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) memanfaatkan momentum lebaran untuk mendongkrak kinerja segmen hospitality.

Emiten yang bergerak di bidang perhotelan, komersial, dan penjualan properti tersebut hingga kini memiliki portofolio Paradise Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah destinasi utama Tanah Air, seperti Bali, Bandung, dan Jakarta.

Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo mengatakan portofolio tersebut akan menjadi senjata utama perseroan dalam memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk meningkatkan tingkat okupansi selama periode libur Lebaran 2026.

“Dari momentum Ramadhan-Lebaran, kami optimistis segmen perhotelan pada kuartal ini akan memberikan pertumbuhan positif serta dapat mendukung target perusahaan tahun ini sekitar 5%-10%,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan laporan keuangan yang terakhir dirilis perusahaan per 30 September 2025, segmen properti tumbuh 7,7% year-on-year (YoY) atau menyumbang Rp457,1 miliar terhadap total pendapatan.

Perseroan optimis dapat terus tumbuh berkelanjutan melalui pengembangan ekspansi secara terukur di wilayah potensial, serta dengan memanfaatkan keunggulan proyek gaya hidup.

“Kami juga tengah memulai ekspansi strategis untuk memperkuat penetrasi pasar di luar Jawa dengan proyek Plaza 88 kami di Balikpapan,” lanjutnya.

Baca Juga : Rapor Kinerja dan Valuasi Emiten Properti Konglomerat (PANI, BSDE, LPKR)

Saat ini perseroan secara aktif konsisten menargetkan pertumbuhan kinerja setiap tahunnya melalui ekspansi bisnis. Tahun ini, Perusahaan akan merambah ke segmen portofolio baru melalui pengembanganproperti dengan konsep low density lifestyle di Balikpapan yang dinamakan Plaza 88.

Pembangunan kawasan Plaza 88 Fase I akan diawali dengan konstruksi komplek retail dengan deretan ruko modern yang terletak di wilayah strategis Kota Balikpapan.

Pengembangan ekspansi portofolio di Balikpapan ini juga mendanai langkah strategis Paradise Indonesia untuk memanfaatkan luas lahan sekitar 8 hektare yang sebelumnya mangkrak hampir satu dekade dari pengembang sebelumnya.

Dalam prosesnya, Paradise Indonesia secara bertahap akan melakukan pengembangan proyek di mana fase 1 menggunakan lahan seluas 3 ha.

Pada tahun ini, INPP menetapkan alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp400 miliar untuk tahun 2026. Capex ini akan difokuskan untuk ekspansi aset dan renovasi properti existing.

Distribusi capex pada 2026 mencakup 78% untuk ekspansi dan 22% untuk operasional. Pendanaan berasal dari kombinasi 70% kredit dan 30% dana internal.

Secara lebih terperinci penggunaan capex, sekitar 10% untuk perhotelan, 69% untuk komersial dan 21% penjualan properti.

Anthony menambahkan ke depan perseroan juga akan melakukan transformasi portofolio sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang untuk mendorong target recurring income 75% dari total pendapatan konsolidasi pada 2026.

Strategi Perusahaan difokuskan pada pembangunan struktur pendapatan yang tangguh secara fundamental dengan ditopang oleh aset-aset penghasil pendapatan di segmen perhotelan dan komersial. Komposisi portofolio ini meningkatkan visibilitas arus kas, serta memperkuat stabilitas kinerja keuangan perseroan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Bekasi Terjebak di Maroko Minta Bantuan Dedi Mulyadi: Tolong Lihat Saya, Pak
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Strategi PHE Pacu Produksi Migas dan Garap Bisnis Energi Rendah Karbon
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Saint Laurent Winter 2026
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Viral Abu Janda Diusir dari Studio! Gara-gara Maki Mantan Dubes RI Ikrar Nusa Bakti Saat Debat di TV
• 6 jam laluharianfajar
thumb
RSUD Lanto Daeng Pasewang Menang Gugatan Perdata CV AHNAF di PN Jeneponto
• 5 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.