[FULL] Pengamat Militer soal Peta Kekuatan Perang AS-Israel & Iran, Siapa Bertahan Lebih Lama?

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Perang di Timur Tengah belum juga berakhir. Amerika Serikat dan Israel terus saling berbalas serangan dengan Iran, mengerahkan kekuatan tempur untuk melumpuhkan jantung pertahanan lawan.

Saling serang antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung sengit.

Kedua pihak yang berkonflik terus menargetkan pusat pertahanan musuh.

Militer Amerika Serikat mengincar peluncur rudal Iran serta kapal perang untuk melumpuhkan Teheran.

Israel juga menyasar sejumlah peluncur rudal yang dimiliki Iran.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahkan mengklaim perang melawan Iran akan segera berakhir.

Namun di sisi lain, Iran sama sekali tidak mengendurkan serangan terhadap pihak lawan.

Rudal dan drone Iran terus dikerahkan melalui operasi True Promise 4.

Serangan Iran menghujani wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Tidak hanya rudal, Iran juga mengandalkan serangan drone. Salah satu yang paling ikonik adalah drone Shahed-136.

Drone ini dirancang untuk serangan satu arah dan sulit dideteksi radar karena ukurannya yang relatif kecil. Drone tersebut mampu terbang ratusan kilometer dan menghantam target dengan hulu ledak sekitar 40 hingga 50 kilogram.

Jenis drone lain yang juga menjadi andalan Iran adalah Mohajer-10. Drone ini memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer, sehingga memungkinkan serangan ke target strategis yang sangat jauh.

Di sisi lain, drone juga digunakan dalam operasi militer Amerika Serikat ke Iran yang dikenal sebagai Operation Epic Fury.

Salah satu sistem yang digunakan adalah LUCAS atau Low-Cost Unmanned Combat Attack System, yang menjadi salah satu senjata terbaru Amerika Serikat dalam serangan terhadap Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengatakan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel hanya dapat dihentikan jika ada jaminan bahwa agresi tidak akan terulang kembali.

Kazem juga menyebut keputusan penghentian perang berada di tangan Iran.

Amerika Serikat dan Iran kini semakin sengit saling unjuk kekuatan tempur, bahkan saling mengklaim siap menghadapi perang panjang.

Perang yang berlarut-larut berpotensi membuat situasi dunia semakin bergejolak. Sejumlah negara pun mulai bersiap mengantisipasi dampak ekonomi dari konflik ini.

Untuk membahas lebih jauh peta kekuatan perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, kita sudah bersama pengamat militer yang juga Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement, Anton Aliabbas.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! 

Baca Juga: [FULL] Dosen HI soal Klaim Iran yang Tentukan Akhir Perang vs AS-Israel | SAPA MALAM

#perang #as #iran #israel #timurtengah

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • perang
  • iran
  • israel
  • as
  • timur tengah
  • rudal
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dasco: RUU PPRT dan RUU Hak Cipta Akan Jadi Usul Inisiatif DPR, Dibawa Paripurna Besok
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Di Tasyakuran Danantara, Prabowo Targetkan Dividen BUMN ke Negara Rp800 Triliun
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Bahlil: Anggaran Subsidi Energi Bakal Ditambah Agar Harga BBM Tak Naik
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Zodiak yang Paling Cerewet dan Pendiam
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ekonomi Global Masih Dibayangi Ketidakpastian, Purbaya Akui Belum Revisi APBN 2026
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.