Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
KAI Commuter memprediksi sejumlah stasiun tujuan wisata akan mengalami lonjakan penumpang selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Tiga stasiun yang diperkirakan paling padat adalah Stasiun Bogor, Stasiun Rangkasbitung, dan Stasiun Jakarta Kota.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amandadi mengatakan potensi kepadatan penumpang tersebut merujuk pada pola pergerakan masyarakat pada periode Lebaran tahun sebelumnya.
“Jika melihat data volume penumpang tahun 2025, kami memperkirakan pola yang sama akan terjadi pada tahun ini. Stasiun yang cenderung padat adalah Bogor, Rangkasbitung, dan Jakarta Kota karena merupakan tujuan wisata,” kata Karina di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurutnya, lonjakan penumpang umumnya mulai terlihat setelah hari pertama Lebaran. Banyak masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata mulai H+1.
“Biasanya mobilitas masyarakat untuk berwisata mulai meningkat sejak H+1 Lebaran,” ujarnya.
Karina menjelaskan kepadatan penumpang di stasiun biasanya mulai terjadi pada pukul 10.00 WIB. Pola tersebut mengikuti karakteristik perjalanan pada hari libur.
“Karena ini periode liburan, kepadatan biasanya mulai terlihat setelah pukul 10 pagi, khususnya mulai hari kedua Lebaran,” kata dia.
*Antisipasi Kepadatan Penumpang*
Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna, KAI Commuter telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan operasional sesuai standar operasional prosedur (SOP) masa angkutan Lebaran.
Salah satunya adalah pengaturan alur pergerakan penumpang di area stasiun agar antrean dapat terkelola dengan baik tanpa mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna.
“Kami telah menyiapkan pengaturan flow penumpang. Jika terjadi antrean, tetap bisa diatasi secara optimal tanpa mengurangi aspek keselamatan maupun kenyamanan,” ujar Karina.
Lebih dari 1.100 Perjalanan per Hari
Selama masa angkutan Lebaran tahun ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan kereta setiap hari di wilayah Jabodetabek, Merak, serta layanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Total kapasitas angkut yang disediakan mencapai 50.244.436 penumpang, meningkat sekitar empat persen dibandingkan kapasitas pada periode Lebaran tahun sebelumnya.
Untuk layanan Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996 penumpang.
Karina memperkirakan jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek selama masa Lebaran tahun ini mencapai sekitar 18.972.445 orang atau meningkat sekitar satu persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Optimalisasi Layanan Basoetta dan Merak
Selain layanan di wilayah Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan operasional Commuter Line menuju bandara dan wilayah Merak.
Setiap hari tersedia 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dengan kapasitas angkut mencapai 415.616 penumpang. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 145.963 orang akan memanfaatkan layanan tersebut untuk menuju bandara selama periode mudik Lebaran.
KAI Commuter berharap optimalisasi layanan dan pengaturan operasional tersebut dapat mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna.
Editor: Redaktur TVRINews





