Jakarta: Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) & GEKRAFS Awards 2026 dengan tema “Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia”. Forum ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran yang mempertemukan perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, hingga 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) untuk merumuskan arah baru industri kreatif tanah air.
“GEKRAFS kemarin pasca kongres sudah melakukan rapat pimpinan dan kami merilis program unggulan kita. Kalau Presiden Prabowo punya Astacita, GEKRAFS punya Astakarya,” ujar Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, dalam sambutannya di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 11 Maret 2026.
Baca Juga :
Prabowo Kritik Regulasi yang Hambat Audit Cucu Perusahaan BUMNKawendra menjelaskan bahwa Astakarya terdiri dari delapan program strategis, mulai dari akses pendanaan (CEFA), perlindungan kekayaan intelektual (DIPLE), hingga penguatan ekspor produk kreatif ke pasar global (GLOBE). Program ini dirancang untuk memastikan para pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan legal, digital, dan finansial yang memadai.
Dewan Pembina GEKRAFS, Sandiaga Uno, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran vital sebagai penyerap lapangan kerja dan identitas bangsa yang kuat.
“Ekonomi kreatif ini punya potensi dalam membuka lapangan kerja, inovasi, dan identitas bangsa. Kita perlu memperkuat kolaborasi agar potensi ini benar-benar bisa memberikan dampak bagi perekonomian nasional,” kata Sandiaga.
Senada dengan Sandiaga, Dewan Penasehat GEKRAFS Sufmi Dasco Ahmad menekankan pentingnya soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. Dasco berharap GEKRAFS mampu menjadi rumah besar yang inklusif bagi seluruh pelaku kreatif di Indonesia.
“GEKRAFS harus menjadi rumah besar bagi para pejuang ekonomi kreatif. Dengan konsolidasi yang kuat dari pusat hingga daerah, kita bisa memastikan para pelaku kreatif mendapatkan ruang, dukungan, dan akses yang lebih luas untuk berkembang,” tutur Dasco.
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) & GEKRAFS Awards 2026. Foto: Dok. Istimewa.
Dalam puncak acara, GEKRAFS menyerahkan hasil rekomendasi strategis Rakernas kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya sebagai bentuk kontribusi nyata untuk kebijakan nasional. Acara ini juga diwarnai dengan momen emosional saat Sufmi Dasco Ahmad menyanyikan lagu “Nuansa Bening” sebagai penghormatan atas wafatnya penyanyi Vidi Aldiano.
Rakernas 2026 ini juga dirangkaikan dengan GEKRAFS Awards sebagai apresiasi bagi insan kreatif serta dukungan lintas sektor dari berbagai BUMN dan institusi swasta guna mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia.



