JAKARTA, KOMPAS.com - Jasad wanita berinisial DH (55) yang dibunuh suami siri di Limo, Depok, Oktober 2025, ditaburi bubuk kopi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin mengatakan, suami siri DH, Ahmad Ronny Hasiholan (44) sengaja melakukan itu untuk menutupi bau busuk.
“Kopi yang ditemukan di TKP memang ditaburkan oleh tersangka untuk mengelabui atau untuk menutupi bau yang ditimbulkan akibat pembusukan mayat,” jelas Iman kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Suami Siri Pegang HP Istri Usai Membunuhnya 5 Bulan Lalu, Pura-pura Jadi Korban
Ahmad mendapat ide dari temannya yang berdagang ikan.
Ia juga berpura-pura menjadi DH dengan menguasai ponsel korban selama lima bulan usai membunuhnya.
Ahmad membunuh istrinya setelah keduanya terlibat cekcok. Pertengkaran itu berujung pada DH yang meminta cerai dengan Ahmad.
Karena kesal, Ahmad langsung membekap mulut korban lalu mencekiknya sampai korban tak sadarkan diri.
Untuk memastikan korban sudah tewas, dia mengikat leher korban dengan tali rafia.
Dipantaunya korban kurang lebih satu jam sebelum meninggalkan rumah dengan membawa ponsel dan sepeda motor korban.
Ahmad kemudian ditangkap polisi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sehari setelah jasad DH ditemukan.
Baca juga: Penemuan Mayat Wanita Tinggal Tulang di Depok Ditabur Kopi, Ternyata Dibunuh Suami Siri
Kini Ahmad ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Ia ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 458 ayat 1 KUHP baru dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.
Sebelumnya, jasad DH ditemukan di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok, pada Sabtu pagi. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah tinggal tulang.
Korban ditemukan di salah satu kamar anaknya yang berinisial L, tertutup tumpukan pakaian dan karpet di lantai.
Kapolsek Cinere Komisaris Chairul Shaleh menjelaskan, penemuan jasad korban berawal ketika anak korban, L, bersama kekasihnya R datang ke rumah tersebut untuk membersihkan rumah.