JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginstruksikan empat wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Kamis (12/3/2026).
Keempat wilayah tersebut mencakup Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.
Prakirawan BMKG, Lintang Alya, menyebutkan bahwa interaksi berbagai fenomena cuaca menjadi pemicu utama kondisi tersebut.
"Kombinasi dinamika ke atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Lintang dalam siaran BMKG.
Siklon Tropis Nuri di Samudra Pasifik Utara Papua menjadi salah satu faktor pembentuk awan hujan.
Baca Juga: BMKG: Potensi Banjir Rob di Pesisir Indonesia 12-27 Maret 2026
BMKG mencatat siklon ini bergerak ke arah timur hingga timur laut membawa kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan minimum 1.000 hektapascal.
Pergerakan siklon ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di perairan utara Halmahera Utara hingga Samudra Pasifik Utara Papua Barat dan Papua.
Selain siklon, BMKG juga memantau daerah tekanan rendah di Australia bagian utara yang memunculkan low level jet di Laut Timor dan Laut Arafura.
Kondisi ini diperkuat oleh sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, dan perairan barat laut Australia.
Rincian Potensi Cuaca Wilayah LainPenulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- peringatan dini cuaca
- cuaca hari ini
- siklon Nuri
- prakiraan cuaca 12 Maret 2026
- hujan lebat




