Staf Khusus KSP Sebut Presiden Akan Sampaikan Taklimat untuk Jawab Isu Geopolitik

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berencana menyampaikan taklimat kepada masyarakat Indonesia dalam waktu dekat.

Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Timothy Ivan Triyono menjelaskan rencana penyampaian pernyataan kepada publik itu masih dibahas, termasuk mengenai format dan mekanisme penyampaiannya.

BACA JUGA: Beginilah Doa Quraish Shihab untuk Prabowo

“Tentu rencana beliau memberikan pernyataan kepada masyarakat ini masih didiskusikan formatnya seperti apa, lalu templatenya seperti apa masih dalam diskusi,” kata Ivan dikutip, Kamis (12/3).

Dia menjelaskan istilah taklimat sering digunakan dalam dunia militer yang berarti memberikan arahan dan pandangan umum. 

BACA JUGA: Ketua DPD RI Sultan Dukung Sikap Netral Presiden Prabowo Atas Konflik AS-Israel vs Iran

Dalam konteks ini, Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan ingin menyampaikan pandangan umumnya kepada masyarakat terkait situasi terkini, terutama yang berkaitan dengan kondisi geopolitik.

Ivan mengatakan salah satu perhatian Presiden adalah maraknya disinformasi di media massa dan media sosial. 

Menurutnya, sebagian disinformasi tersebut memotong pernyataan Presiden maupun pejabat negara, lalu dijadikan klip-klip berita palsu yang sengaja dibuat untuk menyesatkan masyarakat.

Melalui taklimat tersebut, Presiden juga ingin menjelaskan secara langsung kepada masyarakat sejumlah isu terkini. 

Ivan menyebut beberapa di antaranya mengenai BoP (Board of Peace), perjanjian dagang Indonesia dengan Amerika Serikat, capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), situasi ketersediaan energi di tengah konflik Iran, serta kondisi ekonomi dan pembangunan di dalam negeri.

“Tentu poin-poin itulah yang akan disampaikan Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia menambahkan format penyampaian taklimat masih disiapkan oleh tim Presiden. Penyampaiannya bisa dalam bentuk monolog, dialog dengan pemimpin redaksi media, dialog dengan podcaster, maupun dengan influencer.

“Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini kita dapat menyaksikan apa konsen atau pernyataan dari Bapak Presiden,” kata Ivan.

Ivan menegaskan taklimat tersebut merupakan upaya Presiden menjawab kritik dan menangkal DFK (Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian) yang beredar luas di masyarakat dan dinilai menghasut serta menyesatkan.

Menurutnya, berbagai meme maupun potongan video yang beredar mengenai kondisi energi dan pangan perlu diluruskan. Ia mencontohkan narasi yang menyebut energi Indonesia hanya cukup untuk 20 hari sehingga masyarakat akan “naik unta”.

“Ini semua sesuatu yang sangat menyesatkan,” kata Ivan

Ia menegaskan pemerintah saat ini berada pada jalur yang tepat menuju swasembada solar pada 2026. Selain itu, cadangan energi disebut cukup, sementara cadangan pangan juga dalam kondisi aman.

Ivan menyebut Indonesia saat ini swasembada beras dan bahkan mengalami surplus sekitar 17 juta ton. Selain itu, jagung dan cabai rawit juga telah swasembada sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pangan.

Melalui taklimat tersebut, Presiden ingin menjawab langsung berbagai pertanyaan publik, terutama di tengah situasi global yang tidak menentu, termasuk konflik di Timur Tengah.

Menurut Ivan, Presiden juga ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat menjalani aktivitas dengan tenang, terutama menjelang Idul Fitri, ketika akan terjadi arus mudik dan arus balik.

“Presiden ingin masyarakat fokus merayakan Idulfitri dengan khidmat dan rasa kekeluargaan. Presiden ingin memastikan semua masyarakat Indonesia bisa tercukupi baik energi maupun pangannya,” ujar Ivan.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oegroseno Soroti Soal Laporan Informasi pada Sidang Praperadilan Lee Kah Hin
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Waktu Buka Puasa Ramadhan 2026 di Kabupaten Bekasi Hari Ini 12 Maret
• 31 menit lalukompas.com
thumb
Hobi yang Membuat Orang Lain Berpikir Kamu Cerdas
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Kritik Regulasi Audit Cucu Perusahaan BUMN
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gandeng ENRG, BIPI Geser Mesin Cuan dari Batu Bara ke Gas
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.