FAJAR, LILLE—Aston Villa akan bentrok dengan Lille di leg pertama babak 16 besar Liga Europa, dini hari nanti. Mereka sedang terpuruk, tapi Unai Emery berharap bangkit di Stade Pierre-Mauroy.
Setelah mencapai semifinal Liga Konferensi pada tahun 2024 dan perempat final Liga Champions musim lalu, Aston Villa berkompetisi di babak gugur Liga Europa musim ini setelah finis kedua di Fase Liga.
Melihat daftar kontestan, klub asal Midlands ini menjadi salah satu favorit juara. Sayangnya, Villa yang telah mencetak dua gol atau lebih dalam sembilan dari 13 pertandingan Eropa terakhir mereka, sedang terpuruk.
Sejak mengalahkan Red Bull Salzburg 3-2 di kandang pada akhir Januari, Villa mengalami penurunan performa di kompetisi domestik yang bertepatan dengan cedera beberapa pemain kunci.
Mereka hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Selama periode itu, mereka menelan empat kekalahan. Paling anyar,mereka takluk 1-4 di kandang melawan Chelsea di Liga Premier.
Dengan empat pertandingan tanpa kemenangan di Liga Premier, misi mereka untuk finis di lima besar butuh kerja keras. Villa memang masih berada di posisi keempat, namun mereka hanya unggul tiga poin di atas Liverpool yang ada di posisi keenam.
Makanya, sebagai jalur cadangan menuju Liga Champions musim depan, Liga Europa kini sangat penting artinya bagi Aston Villa. Dan, mereka berharap efek Emery yang “bermimpi” membawa Villa meraih trofi besar pertama mereka sejak 1996.
Emery sudah memenangkan empat gelar Liga Europa dan akan mencoba memperpanjang rekornya karena ia tidak pernah tersingkir di babak 16 besar dalam tujuh musim sebelumnya.
Tapi Emery sepenuhnya sadar bahwa taktiknya perlu dukungan pemain. Apalagi, ia mengakui bahwa mereka saat ini sedang di masa-masa sulit.
“Kami sedang dalam momen buruk. Kami perlu bekerja untuk memulihkan struktur kami secara taktis, ofensif, dan defensif. Kami harus pulih dan bekerja dalam sesi latihan,” tegasnya di situs klub.
Emery berharap Liga Europa ini bisa menjadi momentum bangkit. “Masih ada waktu untuk membangun kembali struktur kami sekuat mungkin dan membangun kepercayaan diri untuk bersaing di Liga Europa dan Liga Premier,” ujarnya.
Berjuang lewat playoff dengan mengalahkan Red Star Belgrade, kubu Lille menyadari Aston Villa bukan lawan mudah kendati mereka sedang dalam periode buruk. Warning itu dilontarkan langsung sang pelatih, Bruno Genesio.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus dengan pelatih (Emery) yang merupakan spesialis di kompetisi ini, setelah memenangkannya empat kali,” kata Bruno Genesio di Birmingham Live.
Lille yang tak terkalahkan di semua kompetisi dalam empat laga teakhir setelah bermain imbang 1-1 dengan Lorient di Ligue 1 pada akhir pekan dipastikan tanpa Marc-Aurele Caillard, Osame Sahraoui, Hamza Igamane, Ethan Mbappe Lottin, dan Ousmane Toure karena cedera.
Namun, pilar lain seperti Berke Ozer, Aissa Mandi, Nathan Ngoy, Ayyoub Bouaddi, Romain Perraud, Nabil Bentaleb, hingga Olivier Giroud yang sudah mencetak empat gol di Eropa musim ini semuanya siap tempur.
Sedangkan untuk Aston Villa, Youri Tielemans, Boubacar Kamara, dan Andres Garcia dipstikan masih absen. Pertandingan ini juga mungkin terlalu cepat bagi John McGinn. Sementara Matty Cash dan Harvey Elliott masih akan dievaluasi sebelum pertandingan.
Ross Barkley dikeluarkan dari skuad Liga Europa klub, jadi Amadou Onana dan Douglas Luiz diperkirakan akan kembali berduet di lini tengah. Mereka akan bahu membahu dengan Morgan Rogers untuk mendukung Ollie Watkins.
Prakiraan pemain
Lille (4-3-3): Ozer; Santos, Ngoy, Mandi, Perraud; Bentaleb, Andre, Bouaddi; Haraldsson, Giroud, Correia
Aston Villa (4-2-3-1): Martinez; Cash, Konsa, Mings, Maatsen; Luiz, Onana; Sancho, Rogers, Buendia; Watkins. (amr)





