Pemimpin Tertinggi Iran ‘Bertekad Balas Dendam’ pada Trump Setelah AS-Israel Membunuh Keluarganya

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEHERAN—Pemimpin tertinggi Iran yang baru lolos dari kematian setelah serangan AS-Israel menewaskan sebagian besar keluarga dekatnya.

Berkumpul untuk Ramadan di bunker yang sama, ayah Mojtaba Khamenei, Ali Khamenei, ibunya Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istrinya yang telah menikah selama 20 tahun, Zahra, dan salah satu putranya, yang dilaporkan bernama Mohammad, semuanya tewas dalam serangan yang memicu perang.

Mojtaba Khamenei menderita patah kaki, memar di sekitar mata kirinya, serta luka kecil di wajahnya, kata sebuah sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada CNN.

Sekarang Iran khawatir masa pemerintahannya akan berpusat pada balas dendam pribadi dan bukan pada apa yang terbaik untuk rakyat.

Dengan membunuh ayahnya, apakah Donald Trump melepaskan monster yang lebih besar di Timur Tengah hanya dengan menggantikannya dengan seorang putra yang bertekad membalas dendam atas kematian seluruh keluarganya?

Menurut ahli, kematian ayahnya hanya mempercepat suksesi yang telah berlangsung secara diam-diam selama bertahun-tahun.

Dr. Katayoun Shahandeh, seorang Dosen Sejarah Seni dan Museologi, mengatakan kepada Metro: “Sangat mungkin bahwa pembalasan dan perlawanan akan menjadi tema sentral dalam kepemimpinan Mojtaba Khamenei, setidaknya dalam retorika.”

“Serangan yang menewaskan mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei (ayah Mojtaba) dan anggota keluarganya pasti akan membentuk suasana politik di Teheran,” lanjutnya.

“Laporan menunjukkan bahwa Mojtaba sendiri terluka dalam serangan yang sama dan kehilangan kerabat dekat, yang membuat momen ini tidak hanya politis tetapi juga sangat pribadi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembalasan Iran kemungkinan akan lebih strategis daripada emosional.

“Bahkan ketika para pemimpin berbicara dalam hal pembalasan, tanggapan biasanya diperhitungkan dalam kerangka pencegahan dan posisi geopolitik jangka panjang,” jelas Dr. Shahandeh.

Mojtaba telah lama dikaitkan dengan jaringan yang dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan banyak yang percaya bahwa pengangkatannya didukung kuat oleh Garda Revolusi yang ditakuti. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Friderica Widyasari Resmi Jadi Ketua OJK 2026–2031
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Madrid Wajib Fokus Penuh untuk Kalahkan City
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
242 Rumah di Cirebon Rusak Disapu Puting Beliung
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iktikaf 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Amalan yang Dianjurkan
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Vaksinasi campak gratis lindungi anak saat libur Lebaran 
• 14 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.