242 Rumah di Cirebon Rusak Disapu Puting Beliung

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Cirebon: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 242 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung yang melanda dua kecamatan pada Rabu sore, 11 Maret 2026. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Hadi Eko mengatakan bencana tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, saat hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah. 

“Dari hasil pendataan sementara hingga pukul 22.35 WIB, tercatat sebanyak 242 unit rumah terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi,” kata Eko saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu, 12 Maret 2026, melansir Antara.


Kondisi rumah warga yang terdampak peristiwa angin puting beliung di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026). ANTARA/HO-BPBD Cirebon.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika wilayah Kecamatan Gunung Jati dan Suranenggala, diliputi awan hitam pekat yang menandakan kondisi cuaca tidak stabil. Selanjutnya, muncul pusaran angin yang bergerak dari arah selatan menuju utara dan berkembang menjadi angin puting beliung yang menerjang kawasan permukiman warga.

“Bencana tersebut berdampak pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Suranenggala dan Kecamatan Gunung Jati di Kabupaten Cirebon,” jelas dia.

Baca Juga :

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Sejumlah Pohon Tumbang
Ia menuturkan, terjangan angin tersebut menyebabkan banyak genteng rumah lepas dan beterbangan, sehingga merusak bagian atap sejumlah rumah di wilayah terdampak. Selain merusak rumah warga, kata dia, peristiwa tersebut menyebabkan sekitar 20 pohon tumbang di beberapa titik yang sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat.

Secara keseluruhan, kejadian tersebut berdampak pada 498 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 1.455 jiwa yang tinggal di dua kecamatan tersebut. Fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya SD Muara Wetan 1, SD Mertasinga, TK Mertasinga, serta beberapa musalah seperti Al-Hidayah, Nurul Huda, dan Mushola Mertasinga.

"Tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka,t im Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon masih melakukan pendataan serta asesmen, untuk penanganan lanjutan di lokasi terdampak,” ucap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RSUD Lanto Daeng Pasewang Menang Gugatan Perdata CV AHNAF di PN Jeneponto
• 22 jam laluterkini.id
thumb
Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Menkes Duga Harga Obat Mahal karena Korupsi, KPK Siap Tindak Lanjuti
• 2 jam laludetik.com
thumb
SENA 2026 Jadi Momentum Indonesia Perkuat Ekspor Perikanan Berkelanjutan
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Strategi Berdayakan Warga, Kemensos Integrasikan Penerima PKH Jadi Anggota Koperasi
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.