Jasa Marga Gunakan 3.500 Kamera dan Teknologi Digital Pantau Arus Mudik 2026

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Rivan Achmad Purwantono mengatakan perseroan membangun Jasa Marga Intelligent Digital untuk memantau kondisi arus mudik.

Melalui teknologi itu, Jasa Marga menggunakan 3.500 kamera yang sebagian besar sudah menggunakan Intelligent Traffic Analysis. Jasa Marga menyiapkan radar, kamera pintar, hingga sensor banjir untuk memantau lalu lintas demi menjaga kelancaran perjalanan mudik Lebaran.

"Maka perhitungan terhadap visi rasio atau kepadatan, sudah akurasi, disesuaikan dengan ruasnya dan sebagainya. Sehingga pada saat nanti kepadatan muncul, ini sudah bisa diantisipasi oleh kami," jelas Rivan, saat Pelepasan Tim Monitor Mudik Metro TV 2026, di Gedung Metro, Kedoya, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
  Aplikasi Travoy Jasa Marga
Di sisi lain, Rivan mengungkapkan, bagi para pengguna jalan tol sudah disiapkan aplikasi perjalanan tol bernama Travoy (Travel With Comfort and Joy). Aplikasi ini memberikan informasi tentang kepadatan jalan, serta memiliki kamera real time yang bisa dilihat tanpa delay.

"Dengan demikian, semua masyarakat bisa melihat dan bisa mengetahui apa yang terjadi di jalan, apakah ada kepadatan, harus bersikap seperti apa. Juga termasuk adalah black spot, daerah yang rawan kecelakaan itu muncul dan bisa diantisipasi," ungkap dia.


Ilustrasi. Foto: dok Jasa Marga.
 

Baca Juga :

Tarif 9 Ruas Jalan Tol Jasa Marga Didiskon 30%, Ini Daftarnya

Tol fungsional
Selain itu, masyarakat sudah bisa menggunakan empat tol fungsional baru salah satunya Jakarta-Cikampek 2. Bagi para pengguna jalan tol dari Bandung, tidak perlu lagi melalui Cikampek, cukup via Sadang sampai dengan Setu yang berada di JORR 2.

"Itu sangat singkat dan bisa digunakan. Lalu kemudian, Jogja-Bawen yang sekarang adalah seksi 6, Bawen-Ambarawa, itu juga sama. Itu kan padat biasanya. Nah, masyarakat bisa langsung ke Bawen, sehingga menghindari kepadatan kota Bawen maupun pasar Bawen.

Sementara akses yang dulu dari Solo sampai dengan Prambanan, sekarang sudah sampai Purwomartani atau Kalasan. Selain itu, yang tidak kalah menarik adalah tol fungsional sampai Besuki dari Probolinggo. Jalur ini menjadi ruas wisata karena berada di pegunungan dan bisa melihat laut di atas Paiton.

"Ini cukup panjang, hampir sekitar 50 km. Dan ini sangat menyingkat hubungan dari Probolinggo sampai dengan Besuki bisa sampai 1,5 jam. Sekarang cuma 20 menit karena sudah sampai hampir Situbondo," jelas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggapi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menimpa Atlet Kickboxing, Menopora Langsung Beri Respon Tegas!
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Rekap Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Bantai Chelsea, Real Madrid Hantam Man City
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dalam Kasus Pengedaran Narkoba di Rutan Salemba
• 46 menit lalukompas.tv
thumb
Kejaksaan Terima Penitipan Uang Pengganti Ratusan Miliar dalam Perkara Tambang PT RSM
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Kesempatan Langka! Lulusan SMK Bisa Kerja di Jepang Lewat Program SSW 2026, Simak Infonya!
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.