Belum Ada Maklumat Pelarangan Haji dari Saudi, Komisi VIII Minta Calhaj Tetap Tenang

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menilai persiapan haji 2026/1447 H akan berjalan lancar sesuai rencana mengingat belum ada maklumat pelarangan dari otoritas Arab Saudi, seperti larangan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, Kerajaan Arab Saudi sejauh ini belum memberikan penjelasan resmi mengenai kabar penyelenggaraan haji 2026."Kami di Komisi VIII terus mengawal persiapan haji 2026 secara menyeluruh, termasuk aspek regulasi, teknis, dan pembiayaan, serta kesiapan secara terencana yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah," kata Abidin di Jakarta, Rabu (11/6/2026).

Baca Juga
  • Masih Perang, Kemenhaj Siapkan Tiga Skenario Haji 2026, Salah Satunya tak Berangkatkan Jamaah
  • Praperadilan Ditolak, Eks Menag Yaqut Sah Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
  • Kesalnya Presiden Lee Usai AS Tarik Sistem Pertahanan Udara (THAAD) dari Korsel

Meski begitu, dia mengingatkan, pemerintah RI melalui Kementerian Haji dan Umrah untuk terus berkomunikasi secara intensif dengan pihak Arab Saudi, demi kejelasan calon jamaah haji dari Indonesia."Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada indikasi konflik akan mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah," kata dia.

Selain itu, dia meminta pemerintah memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sekaligus menjaga agar pelayanan jamaah tetap optimal tanpa mengurangi kuota atau kualitas.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Komisi VIII DPR RI, kata dia, berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman bagi seluruh calon jamaah Indonesia.

Sejumlah Jamaah calon haji mengikuti kegiatan manasik haji di anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Ahad (15/2/2026). Kantor Kementerian Agama Mamuju menggelar manasik haji yang diikuti sebanyak 240 orang untuk memberikan bimbingan jamaah calon haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Mei 2026 mendatang. - (ANTARAFOTO/Akbar Tado)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Daftar Titik SPKLU di Jalur Tol Trans Jawa
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bos Aladin Syariah (BANK): Industri Harap Ketua OJK Friderica Widyasari Kembangkan Keuangan Syariah
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Respons Indodax soal Fatwa Muhammadiyah Tegaskan Aset Kripto Sah untuk Investasi
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 Usai Konflik dengan AS dan Israel | KOMPAS MALAM
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Depresiasi Rupiah Sejak Perang Iran Lebih Baik dari Negara Lain
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.