Sebanyak 5.000 aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Aparat gabungan terdiri dari TNI-Polri, dan instansi lainnya.
"Personel keseluruhan kita ada lebih dari 5.000 personel yang terdiri dari 1.099 personel dari Polres Bogor, dibantu dengan 4.000 lebih personel dari instansi terkait, baik dari Dinas Perhubungan, kemudian Satpol PP, dari Kodim juga ada, dari Subdenpom, kemudian dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik Lebaran 2026," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis (12/3/2026).
Operasi Ketupat digelar pada 13-25 Maret 2026. Wikha mengatakan pihaknya menyiapkan 14 pos pengamanan di wilayah Kabupaten Bogor.
"Kita juga sudah menyiapkan beberapa pos, terdapat 14 pos pengamanan yang sudah kita siapkan. Untuk lokasinya, pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Bogor di 14 titik," tuturnya.
Kemudian terdapat satu pos pelayanan yang berada di rest area Gunung Mas, Puncak. Pos tersebut dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kemudian ada satu lagi yaitu pos terpadu yang ditempatkan di Pos Hoegeng di Gadog. Nah, di pos terpadu nanti posnya kita bentuk agak unik, posnya tematik yang kita pergunakan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik," imbuhnya.
"Di pos Gadog tersebut juga sudah ada beberapa layanan seperti kita sudah memiliki saat ini sudah memiliki SPKLU, kita bekerja sama dengan pihak ketiga. Kemudian di situ juga ada masjid yang bisa dipergunakan untuk masyarakat melaksanakan ibadah maupun istirahat," tambah Wikha.
Lihat juga Video: Operasi Ketupat 2026, 89.228 Personel Polri Diterjunkan
(rdh/whn)





