Impor Minyak dari AS Butuh Waktu Lebih Lama, Bahlil Ungkap Cara Menyiasatinya

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah bakal mengalihkan sumber impor minyak dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).

Dia menjelaskan, pengalihan impor minyak dari Timur Tengah, yang selama ini memenuhi 25 persen dari kuota impor minyak secara nasional itu, disebabkan karena penutupan Selat Hormuz akibat perang antara Iran dan AS-Israel.

Baca Juga :
IHSG Dibuka Melemah Dibayangi Koreksi seiring Gejolak Harga Minyak Dunia Imbas Perang Iran-AS
Iran Beberkan Syarat Akhiri Perang dengan AS-Israel, Apa Saja?

Namun, Bahlil menjelaskan bahwa impor minyak yang akan dilakukan dari AS itu memang akan membutuhkan waktu yang lebih lama, karena jarak yang ditempuh membutuhkan waktu hingga 40 hari untuk sampai ke Tanah Air.

"Kenapa harus Amerika? Karena mereka yang mempunyai volume minyak yang lebih," kata Bahlil dalam Podcast Abuleke Kementerian ESDM, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Photo :
  • Antara

Bahlil mengakui bahwa banyak pertanyaan yang ditujukan kepada pihaknya, mengenai jarak dan waktu tempuh yang lebih lama apabila Indonesia harus mengimpor minyak dari AS.

Namun, Dia memastikan bahwa pola pemesanan telah diatur sebelumnya, untuk mengatasi kendala lamanya waktu tempuh bagi opsi impor minyak dari AS tersebut.

"Pasti ada banyak pertanyaan, 'Lho, (impor dari) Amerika kan 40 hari, di Middle East kan hanya 2 sampai 3 minggu. Benar. Jaraknya itu benar, akan lebih lama. Tapi kita melakukan pesan secara jangka panjang di awal. Supaya metode penyaluran logistiknya bisa kita atur," ujar Bahlil.

Hal itu diakui Bahlil sebagaimana yang pernah dilakukan saat Indonesia mengalihkan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Timur Tengah ke AS.

"Jadi enggak perlu ada rasa cemas. Atas perintah Bapak Presiden Prabowo, pemerintah itu enggak tidur. Mencari akses terus, mencari jalan terus," ujarnya.

Baca Juga :
Menhaj Pastikan Pelaksanaan Ibadah Haji 2026 Sesuai Rencana, Meski Konflik Timteng Memanas
Kapal Kargo Thailand Diserang dari Udara di Selat Hormuz hingga Terbakar
Kapolri Bongkar Strategi Pemerintah Dalam Hadapi Konflik Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebelum Kelme, Beginilah Jersey Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
• 14 jam lalubola.com
thumb
Pasar Murah di Jepara Bantu Tekan Inflasi Jelang Idulfitri
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
143,9 Juta Warga Diprediksi Mudik Lebaran 2026
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Minyak Lompat 7% Meski IEA Siap Banjiri 400 Juta Barel ke Pasar
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Misteri Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman Terkuak: Pencuri Panik, Linggis Bertindak
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.